Asing Masuk Rp 21 Triliun di Pertengahan Maret
Bank Indonesia (BI) mencatat, arus modal asing masih masuk ke pasar keuangan dalam negeri pada pertengahan Maret tahun ini. Berdasarkan data transaksi 13-14 Maret 2024, nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat beli neto (net buy) sebesar Rp 21,72 triliun. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono memerinci, jumlah tersebut terdiri dari beli neto di pasar surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 12,44 triliun, beli neto di pasar saham sebesar Rp 8,91 triliun dan beli neto di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 0,37 triliun. Sementara nilai tukar rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada tanggal 14 Maret 2024 berada di level Rp 15.582 per dolar Amerika Serikat (AS) melemah dari 15 Maret 2024 di level Rp 15.576 per dolar AS. Namun level itu lebih tinggi dari posisi 8 Maret 2024 yang berada di level Rp 15.603 per dolar AS. Dari catatan BI pula, sejak awal tahun hingga 14 Maret 2024, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp 20,18 triliun. Perinciannya, beli neto di pasar saham sebesar Rp 19,68 triliun dan beli neto di SRBI Rp 23,84 triliun. Namun, jual neto di pasar SBN sebesar Rp,23,34 triliun.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023