;

Harmoni Alam di Perdesaan Melbourne

Ekonomi Yoga 23 Mar 2024 Kompas
Harmoni Alam di Perdesaan Melbourne

Kawasan Mornington Peninsula, perdesaan di selatan kota Melbourne, Australia, dihidupi oleh satu semangat yang sama, yaitu kesadaran bergerak bersama harmoni alam. Ekonomi mereka pun tumbuh. Selain dari hasil bumi untuk warga lokal, pesona alam yang dijaga lestari menarik pelancong dari berbagai penjuru dunia. Mornington Peninsula dicapai satu jam perjalanan dengan mobil dari pusat kota Melbourne, melewati jalan berliku di antara hutan-hutan semak dan pinggir pantai. Perjalanannya seperti dari Jakarta ke Puncak, tetapi tanpa kemacetan padahal di akhir pekan, Sabtu (2/3) lalu.

Di balik semak-semak itu, sejumlah usaha pertanian bersemi. Mulai dari peternakan lebah, produsen minuman anggur, pembuatan minyak zaitun, hingga pertanian stroberi kompak mengusung semangat kesadaran alam. Pesona ”hijau” di pantai selatan Australia itu ternyata juga menggiurkan dari sisi bisnis pariwisata. ”Peternakan lebah kami, dari awal sampai sekarang, dikelola berdasarkan prinsip kelestarian alam,” kata John Winkles, pemilik peternakan lebah, Pure Peninsula Honey, di Mornington Peninsula. Dengan modal dua ratu lebah liar, sekarang Winkles memiliki usaha rumahan dengan 30 jenis produk madu manuka serta turunannya berupa permen, lilin lebah, dan ragam kosmetik berbahan dasar madu. Jenis madu andalannya adalah manuka yang ia jual Rp 650.000 dalam gelas kaca ukuran 250 gram.

Manuka adalah jenis tanaman semak-semak yang banyak tumbuh di Negara Bagian Victoria, Australia. Beragam madu olahan yang dia sediakan berbahan organik, seperti madu jahe, madu lemon, dan madu kayu manis. Pengunjung bisa mencicipi beragam madu itu sebelum memutuskan membeli. Selain wisata pertanian, kawasan Mornington Peninsula ibarat oasis untuk melepas penat warga Melbourne. Di tengah alam yang hijau, beberapa tempat menyediakan aktivitas melepas ketegangan. Green Olive at Red Hill, misalnya, adalah sebuah pertanian anggur, lemon, dan zaitun di kawasan perbukitan di sana yang memadukan wisata kebun dan restoran.

Ada pula Leo Estate. Restoran bintang empat itu memadukan wisata pertanian, pembuatan minuman anggur, dan karya seni. Berdiri di punggung perbukitan di tepi pantai, Leo Estate memiliki taman seni rupa seluas 330 hektar yang berisikan 60 karya seni seniman terkemuka dunia. Satu paket makan malam di sana dibanderol 165 dollar Australia (Rp 1,7 juta) per orang. Dengan berbagai keunikannya, para petani dan pengelola wisata Mornington Peninsula konsisten bergerak bersama harmoni alam. Mereka membuktikan, menjaga alam pun bisa menggerakkan ekonomi. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :