Pelemahan Ekspor Berlanjut, Surplus Dagang Menipis
Tren pelemahan ekspor masih berlanjut memasuki
Februari 2024. Pada bulan lalu ekspor turun 9,45 % secara tahunan (year on
year/yoy) menjadi USD 19,3 miliar dari USD 21,3 miliar dan 5,79 % secara
bulanan (month to month/mtm) dari USD 20,49 miliar. Akumulasi surplus neraca
perdagangan pun menipis, turun menjadi hanya USD 2,9 miliar dari tahun lalu di USD
36,9 miliar.
Per Februari 2024, akumulasi ekspor turun 8,8 %
menjadi USD 39,8 miliar, dibanding periode sama tahun lalu USD 43,65 miliar. Plt
Kepala BPS Amalia Adminggar Widyasanti mengatakan, penurunan ekspor secara
bulanan disebabkan kemerosotan pengapalan produk manufaktur. Februari 2024,
ekspor manufaktur turun 9,22 % secara bulanan menjadi USD 13,64 miliar dari USD
15 miliar. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023