;

Saham Big Caps Unggulan Bursa Cetak Rekor

Ekonomi Hairul Rizal 14 Mar 2024 Kontan (H)
Saham Big Caps Unggulan Bursa Cetak Rekor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa alias all time high. Rekor itu terjadi di perdagangan Rabu (13/3) yang menyentuh 7.441,61. Meski setelah itu melandai, IHSG mampu bertahan di atas level 7.400 hingga akhir perdagangan Rabu (13/3). IHSG ditutup menguat 0,53% atau naik 39,30 poin ke level 7.421,20. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Miftahul Khaer menjelaskan, penguatan IHSG beberapa hari ini tidak terlepas dari menguatkan mayoritas bursa saham di kawasan Asia dan global. Selain itu, data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada Februari 2024 berada di level 123,1. Ini masih menjadi pertanda masyarakat Indonesia masih cukup optimistis terhadap kondisi ekonomi. Sentimen lain, pengumuman pembagian dividen bank pelat merah serta emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, termasuk PT Bukit Asam Tbk (PTBA). "Ini menambah antusias pelaku pasar," kata dia kepada KONTAN, Rabu (13/3).

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas juga melihat, penguatan IHSG didorong euforia pembagian dividen emiten. Saham-saham dengan kapitalisasi besar atau big caps juga menjadi mendorong pergerakan IHSG. Dorongan terbesar penguatan IHSG berasal dari entitas Grup Barito, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), TPIA menguat 11,7% ke level Rp 6.225 per saham dan menyentuh all time high. Dengan kapitalisasi pasar senilai Rp 539 triliun, TPIA menyumbang 20,69 poin terhadap pergerakan IHSG. Selain TPIA, menyusul saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) berkontribusi 13,67 poin. Kemudian ada PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang masing-masing menyumbang 8,5 poin dan 5,82 poin. Investment Consultant Reliance Sekuritas, Reza Priyambada melihat, kinerja sejumlah emiten saham milik Prajogo Pangestu masih menarik.Namun dalam beberapa waktu terakhir, di saat harga saham emiten milik Prajogo sedang menguat, malah mendapat teguran dari otoritas BEI. Secara umum, sejumlah saham big caps tetap menarik dicermati. Reza menjagokan BBCA dengan target harga Rp 11.150, BBRI dengan target Rp 7.250, BREN di harga Rp 7.250, AMMN di RP 8.900 dan TLKM di harga Rp 4.500.

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :