;

Kejar Nilai Tambah dengan Minyak Merah

Ekonomi Yoga 15 Mar 2024 Kompas
Kejar Nilai Tambah dengan Minyak Merah

Presiden Jokowi meresmikan pabrik minyak makan merah yang pertama di Indonesia, Kamis (14/3), di Kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang, Sumut. Pabrik itu akan meningkatkan nilaitambah yang diperoleh petani karena pabrik dikelola oleh koperasi petani sawit. ”Minyak makan merah ini sudah dicoba beberapa chef. Mereka menyampaikan minyak makan merah itu beda, lebih enak dan gizinya lebih baik. Saya nanti mau beli, mau coba juga,” kata Presiden. Pabrik minyak makan merah, menurut Presiden, sangat penting bagi program hilirisasi kelapa sawit petani. Indonesia memiliki 15,3 juta hektar kebun sawit. Sebanyak 6,2 juta hektar atau 40,5 % di antaranya merupakan kebun sawit yang dikelola petani. Oleh karena itu, peran petani dinilai sangat penting dalam membangun industri sawit nasional.

Minyak makan merah merupakan produk turunan kelapa sawit. Produk ini bisa dimanfaatkan untuk menggoreng layaknya minyak goreng atau dikonsumsi langsung sebagai minyak makan. Kandungan beta karoten, vitamin A, fitonutrien, dan komposisi asam lemaknya dinilai strategis untuk mengatasi tengkes (stunting). Selain itu, beberapa kandungannya bisa dimanfaatkan sebagai bahan aktif kosmetik dan farmasi. ”Pabrik minyak makan merah ini diharapkan memberikan nilai tambah yang baik bagi petani sawit. Jadi, harga tandan buah segar (TBS) sawit tidak naik dan turun karena di sini semuanya diolah menjadi barang jadi, yaitu minyak makan merah,” kata Presiden. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :