Ekonomi Kreatif Akan Difasilitasi
Masa depan ekonomi Indonesia terletak, antara lain, pada
ekonomi kreatif. Modal dasar dan potensinya besar, juga tantangan-tantangannya.
Kolaborasi semua pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem menjadi
prasyaratnya. Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, potensi perkembangan ekonomi
kreatif (ekraf) di Indonesia begitu besar. Kreativitas dan inovasi menjadi
modal utama para pelaku ekraf dalam negeri. ”Orang Indonesia itu (sebagai)
pelaku ekraf dikenal dunia dengan kemampuan berkreasi dan inovasi. Jadi, itu
sudah menjadi core Indonesia. Ini yang harus jadi keunggulan yang kita lebih
pertimbangkan di masa depan,” ujarnya dalam wawancara eksklusif bersama Kompas,
Rabu (6/3) di Jakarta. Ia mengatakan, industri manufaktur dan hilirisasi
tambang memang penting.
Namun, hilirisasi sektor ekraf pun perlu dilakukan. Sebab,
efek pengganda dari produksi barang dan jasa ekraf dapat berkontribusi pada
neraca ekraf untuk mendongkrak perekonomian nasional. Meski demikian, ia mengakui masih ada
hambatan-hambatan yang dihadapi para pelaku ekraf di lapangan, diantaranya isu
pembiayaan dan perubahan teknologi yang dinamis. Oleh sebab itu, pemerintah harus
mendampingi, bukannya meninggalkan. ”Ekosistem harus kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Salah satu caranya, menurut Sandiaga, investasi penuh pada SDM. Kolaborasi
lintas sektor dan kebijakan publik yang mendukung juga mutlak dilakukan. Selain
itu, pemerintah berkomitmen mendukung dari sisi pembiayaan.
Skemanya, antara lain, public private partnership atau kemitraan
pemerintah dan swasta. Sumber dananya berasal dari dana pariwisata Indonesia
(Indonesia Tourism Fund). Ada pula skema lain, termasuk untuk UMKM, yang tertuang
dalam PP No 24 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No 24 Tahun 2019
tentang Ekonomi Kreatif. Kebijakan ini mengatur mengenai pembiayaan, pemasaran
produk berbasis kekayaan intelektual, infrastruktur, dan insentif untuk pelaku
ekraf. PP ini juga mengamanatkan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat dalam
pengembangan ekraf dengan memfasilitasinya agar ekosistem ekraf dapat berjalan
dengan baik. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023