Mimpi Pulau Pasaran Mengekspor Teri
Pulau Pasaran yang terletak di pesisir Bandar Lampung,
Lampung, tepatnya di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur,
selama ini dikenal sebagai sentra produksi ikan teri. Saat ini, pulau seluas 12
hektar itu bertransformasi menjadi kampung nelayan modern dengan berbagai
fasilitas. Mimpi ekspor ikan teri dari Lampung dimulai dari sana. Di bawah
terik matahari, puluhan ibu sibuk memilah ikan teri yang dijemur di atas papan
anyaman bambu, Rabu (7/2). Mereka dengan cekatan mengumpulkan ikan teri
berdasarkan ukurannya. Teri-teri berukuran besar dikumpulkan dalam keranjang
khusus sebelum dikemas dalam plastik. Kesibukan para buruh harian lepas dan
aktivitas pengolahan ikan teri yang dilakukan para nelayan membuat perekonomian
di Pulau Pasaran terus bergerak. Setiap hari, berton-ton ikan teri yang diolah
di pulau tersebut dikirim ke Jakarta untuk selanjutnya dikirim ke daerah lain
di Jawa. Sisanya dipasarkan ke beberapa daerah di Lampung.
Dalam sehari, Pulau Pasaran bisa menghasilkan 6 ton hingga 8 ton
ikan teri. Denyut perekonomian di sentra pengolahan ikan teri terbesar di
Lampung itu semakin terasa dengan berdirinya Sentra Pengolahan Ikan Pulau Pasaran
dengan fasilitas unit pengolahan ikan untuk mendukung peningkatan kualitas dan
hilirisasi produk ikan teri. Di dalamnya terdapat ruang pendingin, rumah pengeringan
ikan, dan alat uji mutu ikan. Semua sistem pengolahan ikan menggunakan standar
ekspor. Selain itu, terdapat juga sentra kuliner yang menjual berbagai produk
ikan teri kemasan dan berbagai produk olahannya, seperti keripik teri, peyek
teri, sambal teri, atau teri goreng. Saat meresmikan Sentra Pengolahan Ikan
Pulau Pasaran sebagai kampung nelayan modern pada 7 Februari 2024,
Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP
Budi Sulistyo mengatakan, pembangunan fasilitas unit pengolahan ikan diharapkan
dapat mendorong kegiatan ekspor ikan teri dari Pulau Pasaran. Selain membangun
infrastruktur, pemerintah juga telah memberikan pendampingan untuk meningkatkan
kompetensi masyarakat. Pemerintah juga telah membantu untuk melakukan pengujian
sampel ikan teri hingga sesuai dengan standar untuk bisa diekspor. Ketua
Koperasi Produsen Nelayan Kalaju Pulau Pasaran Said menuturkan, saat ini pihaknya
dibantu pemerintah sedang menjajaki kerja sama untuk bisa mengekspor ikan teri
langsung dari Lampung. Selama ini, sebagian besar ikan teri dari Pulau Pasaran
hanya dikirim ke Jakarta. Ke depan, ia berharap Pulau Pasaran tidak hanya
dikenal sebagai sentra ikan teri di Lampung, tetapi juga dikenal sebagai daerah
pengekspor ikan teri dengan kualitas terbaik. ”Kami sedang mencari pembeli dari
beberapa negara tetangga, seperti Malaysia,” kata Said. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023