Simulasi Makan Siang Gratis Jadi Bahan ”Belanja Masalah” bagi Pemerintah
Kemenkoordinator Bidang Perekonomian memantau kegiatan simulasi
program makan siang gratis yang diadakan SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Banten,
Kamis (29/2). Pantauan dilakukan untuk ”belanja masalah” program makan siang gratis
yang telah dibahas dalam RAPBN 2025. Simulasi program itu merupakan program
yang berjalan dengan anggaran dari Disdik Kabupaten Tangerang. Pada simulasi
ini sekolah menyiapkan 160 porsi makan siang untuk empat kelas, yaitu tiga
kelas 9 dan satu kelas 8, dengan harga Rp 15.000 per porsi. Terdapat empat
jenis menu. Menu pertama nasi putih dengan ayam goreng tepung, perkedel tahu,
capcay, dan pisang. Menu kedua nasi putih, semur telur, tempe goreng, tumis buncis
wortel, dan pisang. Menu ketiga gado-gado dengan tahu goreng, telur rebus, dan
pisang. Menu terakhir siomay dengan kentang rebus, telur, tahu kukus, kol, dan
pisang.
Seusai memantau program makan siang gratis, Menko Bidang
Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sasaran simulasi ini sudah tepat. Pasalnya,
selain dapat mencukupi asupan gizi dan nutrisi untuk para siswa, peng adaan
makanan juga melibatkan pelaku UMKM di sekitar sekolah. ”Ini kita sekalian
belanja masalah. Jadi, kalau kita lihat dari simulasi yang dilakukan hari ini,
kita mau lihat bagaimana mekanismenya, bagaimana pembiayaannya, dan dari situ kita
belajar untuk membuat kebijakan publik,” ujar Airlangga. Berdasarkan evaluasi
sementara, lanjut dia, program ini dapat berdampak positif apabila terus
dilanjutkan karena turut mendorong roda perekonomian skala mikro di lingkungan
sekolah. Selain itu, asupan nutrisi dari para siswa juga dapat lebih terkontrol
ketimbang membiarkan mereka memilih sendiri jajanannya.
Program makan siang gratis ini adalah program unggulan pasangan
calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Padahal,
penetapanpemenang hasil Pemilu 2024 baru akan diumumkan KPU pada 20 Maret 2024.
Pemerintah memastikan anggaran untuk program makan siang gratis ini mencukupi. Pembahasan
program makan siang gratis itu sekaligus menunjukkan pemerintahan mendatang
merupakan pemerintahan yang berkelanjutan dengan pemerintahan Presiden Jokowi
(Kompas.id, Senin, 26/2). Estimasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran,
diperlukan Rp 400 triliun per tahun untuk membagikan makan siang gratis kepa da
80 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, anak balita, dan ibu
hamil di seluruh Indonesia. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023