Tak Tepat Bahas Anggaran Makan Siang
Pembahasanalokasi program makan siang gratis dalam RAPBN 2025
dinilai terlalu terburu-buru atau ”lancang” secara teknokratis. Program rezim
pemerintahan yang baru semestinya dibahas dalam APBN Perubahan yang akan
disusun setelah resmi menjabat. Alokasi anggaran untuk program itu seharusnya
bukan disisipkan untuk masuk dalam pembahasan anggaran oleh pemerintah
petahana, bahkan sebelum keluar penetapan resmi hasil pemilu. Penetapan
pemenang hasil Pemilu 2024 baru akan diumumkan pada 20 Maret 2024. Namun, sejak
26 Februari 2024, pemerintahan Jokowi sudah mulai membahas alokasi anggaran
untuk makan siang gratis, program unggulan pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran
Rakabuming Raka, dalam RAPBN 2025. Hal itu dibahas dalam sidang kabinet
paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/2) dalam rangka perumusan
Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.
Dokumen KEM-PPKF itu nantinya akan menjadi landasan dalam
penyusunan RAPBN 2025. Peneliti anggaran publik dari Sekretariat Nasional Forum
Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra), Bernard Allvitro, Rabu (28/2)
menilai, pembahasan rencana program makan siang gratis dalam RAPBN 2025 terkesan
sangat prematur. Lepas dari fakta bahwa Prabowo-Gibran saat ini memang unggul
di sejumlah hasil hitung cepat, pengumuman resmi pemenang Pemilu 2024 belum keluar.
Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Drajad Wibowo, mengatakan, program itu diharapkan
sudah bisa dijalankan sesegera mungkin. Targetnya, jika sudah masuk dalam RAPBN
2025, bisa langsung dieksekusi pada Januari 2025. ”Bisa saja kita memulai dengan
budget yang jauh di bawah (Rp 120 triliun). Untuk tahun pertama ini bergantung
ruang fiskal yang tersedia dalam RAPBN 2025 dan kesiapan mencari sumber
penerimaan baru,” kata Drajad. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023