;

Ekonomi Sulit, Pembeli Pilih Produk Diskon

Ekonomi Yoga 27 Feb 2024 Kompas
Ekonomi Sulit, Pembeli
Pilih Produk Diskon

Untuk menyiasati kenaikan harga barang, konsumen di AS terpaksa hidup dengan lebih hemat. dengan membeli barang kebutuhan sehari-hari yang sedang didiskon. Konsumen mencari barang dengan harga lebih murah, tetapi kualitasnya tetap baik. Mereka juga mengurangi belanja camilan dan jajan di luar. Inflasi telah mengubah cara banyak warga AS berbelanja. Perubahan itu dinilai ikut membantu mengendalikan inflasi. Hidup lebih berhemat ini menjadi cara konsumen AS ”melawan” harga barang konsumsi yang rata-rata naik 19  % dibandingkan sebelum saat pandemi Covid-19. Siasat itu, antara lain, dilakukan karyawan salah satu bank di Virginia, Stuart Dryden (37).

Ia berhenti membeli produk-produk mahal dari Kraft Heinz. Ia memilih produk di toko tempat belanja aneka kebutuhan sehari-hari yang harganya lebih murah. Penyuka krim keju dan bagel itu mencontohkan, harga 24 irisan keju tunggal Kraft 7,69 USD. Adapun produk toko dijual 2,99 USD. Perbedaan harga yang relatif jauh itu juga terjadi pada produk mac-and-cheese dan keju parut. ”Saya sudah coba, kualitasnya sama saja. Karena sama, saya pilih yang lebih murah saja,” kata Dryden. Tidak hanya mengganti jenama kebutuhan harian, ia juga memilih pindah tempat tinggal setelah biaya sewa rusun naik 50 % dari harga lama. Kini, kontrakannya lebih dekat ke Amazon Fresh dan Albrecht-Discount. Harga produk di toko-toko itu lebih murah. (Yoga) 

Tags :
#Keuangan #USA
Download Aplikasi Labirin :