;

Ajaib Perdagangan Masih Surplus di Tengah Wabah

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 19 Apr 2020 Kontan, 16 April 2020
Ajaib Perdagangan Masih Surplus di Tengah Wabah

Neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus US$ 743,3 juta pada Maret 2020 jauh lebih baik dibandingkan dengan neraca perdagangan kuartal I-2019 yang tercatat defisit sebesar US$ 62,8 juta. Menurut Suhariyanto, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (15/4) pihaknya mencatat, nilai impor Indonesia pada Maret 2020 turun 0,75% dibanding Maret 2019 (yoy). Tapi naik 15,6% dibandingkan impor Februari 2020 dikarenakan meningkatnya impor nonmigas sebesar 19,83% (43,80% diantaranya barang konsumsi senilai US$ 1,27 miliar). 

Dari sisi ekspor, sepanjang Maret 2020, ekspor Indonesia tercatat naik tipis 0,23% ketimbang Februari 2020, namun turun 0,2% bila dibandingkan Februari 2019. Suhariyanto menambahkan, berbagai harga komoditas migas maupun nonmigas masih dalam tren menurun sehingga mempengaruhi ekspor. Ekonom Senior Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan Eric Sugandi memperkirakan, ekonomi Indonesia akan menghadapi tekanan berat di kuartal kedua tahun ini. Alhasil, aktivitas perdagangan Indonesia juga bakal melambat. Namun, jika pandemi Covid-19 bisa berhenti atau penyebarannya melambat pada kuartal III-2020, aktivitas ekspor dan impor Indonesia juga akan membaik. Ekonomi Indonesia pun bisa meningkat lagi. Pulihnya ekonomi China juga berpeluang mengangkat perdagangan Indonesia dikarenakan pasar ekspor produk Indonesia maupun impor dari China juga bisa terbuka. Pemulihan ini mulai terlihat pada Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur China yang naik ke level ekspansi, yaitu 50,3 Meski begitu, Eric menyatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan ekonomi China sudah pulih. Ia memproyeksikan neraca dagang Indonesia sepanjang tahun ini bisa mencatat surplus sekitar US$ 5 miliar hingga US$ 6 miliar. 

Disisi lain Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan, kinerja ekspor Indonesia ke depan masih lemah bahkan dimungkinkan terjadinya defisit, hal ini terutama akibat melemahnya harga komoditas di pasar global.

Tags :
#Perdagangan
Download Aplikasi Labirin :