Lelang Frekuensi 700 MHz Sebelum Ganti Pemerintahan
Kemenkominfo menyatakan, lelang spektrum frekuensi 700
megahertz, yang sebelumnya dipakai untuk siaran televisi terestrial, akan dilaksanakan
sebelum pergantian pemerintahan. Bersamaan dengan proses lelang, kementerian
menjanjikan keluar ketentuan insentif penggunaan spektrum frekuensi. ”Sekitar
Maret-April 2024. Tidak di periode pemerintahan baru,” ujar Menkominfo Budi
Arie Setiadi di Jakarta, Rabu (14/2). Menurut dia, industri telekomunikasi
seluler membutuhkan tambahan spektrum untuk meningkatkan kualitas layanan. Tim
sedang mematangkan rumusan teknis pelaksanaan lelang spektrum frekuensi 700
megahertz (MHz). Spektrum frekuensi 700 MHz sebelumnya diduduki oleh lembaga
penyiaran. Melalui kebijakan migrasi siaran televisi analog ke digital
terestrial atau analog switch off (ASO), spektrum frekuensi ini baru bisa
kosong dan terbuka untuk dilelang kepada pelaku industri telekomunikasi
seluler.
ASO sebenarnya telah dikumandangkan sejak 2006. Ketika keluar
UU Cipta Kerja beserta perubahannya, pelaksanaan ASO tidak bisa langsung mulus.
Proses migrasi lebih dari 600 stasiun televisi terestrial diklaim baru tuntas oleh
Kemenkominfo pada Agustus 2023. Pemerintah menjanjikan lelang spektrum
frekuensi 700 MHz bukan sekali. Pada saat proses migrasi ASO mendekati tuntas,
kementerian ini menazarkan lelang dilaksanakan pada akhir Desember 2023. Pada
saat bersamaan, di kalangan pelaku industri telekomunikasi berkembang isu bahwa
penggelaran layanan 5G yang masih terbatas karena ketersediaan spektrum frekuensi
belum memadai.
Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB, M Ridwan
Effendi, Kamis (15/2) mengatakan, kelebihan spektrum frekuensi 700 MHz adalah mampu
menutup titik lokasi yang belum tersentuh sinyal telekomunikasi. Spektrum ini
merupakan jenis coverage spectrum.”Jika tujuannya meningkatkan penggelaran
layanan 5G, lebar 2x45 MHz cocok untuk (dipakai) satu operator telekomunikasi
seluler saja. Sementara jika tujuannya meningkatkan pembangunan layanan 4G,
lebar spektrum 700 MHz yang tersedia bisa dipecah supaya bisa diduduki tiga operator.
Setiap operator mendapat lebar 2x15 MHz,” katanya. Menurut Ridwan, bentuk
insentif yang cocok berupa pembebasan bayar biaya uang muka setelah menang
lelang dan biaya hak penggunaan (BHP) spektrum frekuensi. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023