;

Menimang Potensi Muka Baru LQ45

Ekonomi Hairul Rizal 12 Feb 2024 Kontan
Menimang Potensi Muka Baru LQ45
Susunan baru Indeks LQ45 sudah resmi berlaku sejak awal bulan ini. Namun, pergerakan empat saham penghuni baru indeks ini belum terlalu istimewa. Kendati begitu, beberapa saham penghuni baru indeks LQ45 punya prospek kinerja positif dan menarik dikoleksi untuk jangka menengah dan panjang. Sedikit mengingatkan, ada empat saham yang baru masuk ke dalam indeks terlikuid ini. Mereka adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). Saat diumumkan masuk ke dalam Indeks LQ45, saham-saham ini menghijau sesaat. Tapi setelah itu, harga sahamnya cenderung terkoreksi. "Euforia masuknya saham ke LQ45 ini hanya bersifat sementara," ujar Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta, Rabu (7/2). Analis Kiwoom Sekuritas, Miftahul Khaer juga sepakat kalau valuasi saham-saham tersebut cukup tinggi. Misalnya saham PTMP yang overvalue dengan price to earning ratio (PER) di level 92,4 kali.Sementara itu, saham MBMA dan MTEL memang memiliki price to book value (PBV) lumayan tinggi, tetapi masih terbilang cukup fair value. Dari keempat emiten ini, Kiwoom Sekuritas melihat saham MTEL punya fundamental paling menarik. MTEL merupakan emiten dari sektor menara dan fiber optik dengan kinerja keuangan paling baik. MTEL terus menambah jumlah menara secara organik dan telah mengakuisisi jaringan fiber optik alias fiber to the tower (FTTT) sepanjang 19.380 kilometer menjadi sekitar 30.009 km. Penggabungan layanan FTTT dengan layanan menara akan berdampak pada peningkatan harga sewa ke depan. Saham penghuni baru indeks LQ45 yang juga dapat dicermati adalah PGEO dan MBMA. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan mengatakan, hasil produksi PGEO mungkin melambat tahun ini karena ada jadwal perawatan pada sejumlah asetnya. Tapi, tahun depan, volume produksi PGEO bisa kembali tumbuh dan labanya berpeluang naik dua digit. OCBC Sekuritas pun memproyeksikan kinerja pendapatan MBMA dapat tumbuh 32,41% menjadi US$ 1,81 miliar dari estimasi 2023 sebesar US$ 1,37 miliar. Sementara laba bersih MBMA diperkirakan melesat menjadi US$ 268 juta dari estimasi tahun 2023 sebesar US$ 53 juta.
Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :