;

Bursa Tetap Tenang di Pekan Pencoblosan

Ekonomi Hairul Rizal 12 Feb 2024 Kontan (H)
Bursa Tetap Tenang di Pekan Pencoblosan
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal jeda di tengah pekan, Rabu 14 Februari 2024. Di hari itu bakal ada pemilihan umum (pemilu) untuk memilih presiden (pilpres) dan memilih anggota legislatif. Head of Institutional Research Sinarmas Sekuritas Isfhan Helmy menjelaskan, pemilu menjadi sentimen penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dalam skenario pilpres berlangsung satu putaran, ia memprediksikan bisa menjadi katalis yang mendorong penguatan IHSG. Sementara, dalam skenario dua putaran, tekanan jual memang berpotensi terjadi. IHSG berpotensi ke bawah 7.000. Namun hal ini hanya berlangsung sementara, setidaknya hingga Mei. Biasanya pasar akan berbalik arah menjelang pelaksanaan pilpres putaran kedua pada 26 Juni 2024. Deputi Head of Research Sinarmas Sekuritas, Ike Widiawati menilai, investor sebaiknya tidak perlu panik terhadap dinamika di tahun politik. Tidak masalah pilpres berlangsung satu putaran atau dua putaran. Kepala Riset Praus Capital, Marolop Alfred Nainggolan memperkirakan, pada pekan pilpres ini, IHSG akan bergerak mixed pada rentang 7.150-7.290. 
Awal pekan, IHSG bakal merespons hasil pergerakan bursa global saat Bursa Efek Indonesia (BEI) libur panjang akhir pekan lalu. Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengingatkan, katalis penting yang akan menjadi penggerak pasar pada pekan ini bukan hanya Pemilu. Dari eksternal, investor bakal mencermati rilis data ekonomi dari Amerika Serikat, Eropa dan Jepang. Ia prediksi IHSG fluktuatif dalam rentang 7.175- 7.330. Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto sepakat. Dari dalam negeri, musim rilis laporan keuangan emiten dan antisipasi terhadap pembagian dividen,  akan turut menjadi sentimen penting bursa. Strategi adalah kunci. Maka,  Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menjelaskan, strategi investor pada momentum pilpres adalah mempertimbangkan sektor yang lebih defensif. Sedangkan CEO Edvisor Profina Visindo, Praska Putrantyo menyarankan, sebelum pelaksanaan pemilu dan pilpres, pelaku pasar bisa memilih trading jangka pendek atau buy on weakness.
Tags :
#Bursa
Download Aplikasi Labirin :