;

TANCAP GAS SEKTOR TRANSPORTASI

Ekonomi Hairul Rizal 09 Feb 2024 Bisnis Indonesia (H)
TANCAP GAS SEKTOR TRANSPORTASI

Mesin ekonomi Indonesia bakal mendapat tenaga ekstra pada kuartal I/2024, seiring dengan potensi melejitnya sektor usaha transportasi dan pergudangan serta akomodasi. Maklum, selama 3 bulan pertama tahun ini, kedua sektor usaha itu menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan signifi kan lantaran ditopang hari libur dan cuti bersama sebanyak 9 hari yang bisa menjadi bahan bakar bagi industri transportasi dan pariwisata. Belum lagi momentum pemilihan umum (pemilu) yang digadang-gadang turut memacu geliat sektor transportasi dan logistik. Secara historis, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang transportasi mengalami peningkatan pada kuartal I/2023. Peningkatan penumpang ditorehkan semua moda transportasi mulai dari angkutan rel tumbuh 69,37% secara year-on-year (YoY), angkutan laut naik 13,30%, dan angkutan udara domestik melejit 32,69%. Kondisi tersebut berimbas positif terhadap pertumbuhan PDB sektor transportasi dan pergudangan selama 3 bulan pertama 2023 yang naik 15,93% secara YoY atau yang tertinggi dibandingkan dengan lapangan usaha lainnya. Selain itu, sektor akomodasi & makanan minuman juga naik 11,55%. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) M. Kristi Endah Murni memperkirakan libur panjang selama 4 hari mulai 8-11 Februari 2024 akan menaikkan pergerakan penumpang hingga 5% dibandingkan dengan hari biasa. Kemenhub mencatat penerbangan ekstra dilakukan di beberapa rute domestik seperti Jakarta-Denpasar, Jakarta-Medan, dan Jakarta-Surabaya, sedangkan rute luar negeri seperti Denpasar-Xianmen dan Denpasar-Guangzhou China. 

Adapun, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia Faik Fahmi, mengatakan pergerakan penumpang domestik dan internasional di 35 unit bandara selama 1 Januari-7 Februari 2024 sudah menembus 14,64 juta orang. Pencapaian positif juga dicatatkan moda bus. Ketua Umum DPP Organda Adrianto Djokosoetono mengatakan bahwa potensi kenaikan permintaan diperoleh bus pariwisata pada periode libur panjang Isra Mikraj dan Imlek 2024Selain itu, permintaan bus pariwisata juga ditopang oleh periode kampanye politik. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran juga melihat okupansi hotel pada kuartal I/2024 berbeda dibandingkan tahun sebelumnya mengingat ada Pemilu pada 14 Februari 2024. Setali tiga uang, Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Budijanto Ardiansjah juga memprediksi peningkatan okupansi hotel pada libur panjang Imlek 2024 dibandingkan libur Imlek 2023. Sementara itu, ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet berpandangan momentum libur panjang kali memberikan sentimen positif pada prospek pertumbuhan ekonomi pada sektor usaha transportasi dan pergudangan. Kondisi itu masih ditambah dengan libur Isra Mikraj dan Imlek tidak jauh dari penyelenggaraan Pemilu pada 14 Februari 2024. Menurutnya, dampak libur panjang ke perekonomian akan makin terasa jika pemerintah mempercepat pencairan bantuan sosial (Bansos). Dia mengatakan pencairan Bansos yang efi sien akan menambah pendapatan dan turut berimbas pada kemampuan konsumsi masyarakat.

Download Aplikasi Labirin :