Impor Kereta China, KCI Hadapi Tantangan
Kereta Commuter Indonesia membeli tiga rangkaian kereta baru
dari produsen sarana perkeretaapian asal China, CRRC Qingdao Sifang Co Ltd,
melalui kesepakatan yang ditandatangani di Beijing, China, Rabu (31/1).
Keputusan itu dinilai akan memunculkan tantangan baru karena SDM di KCI
telanjur terbiasa menangani kereta buatan Jepang. Dirut PT KCI Asdo
Artriviyanto menyampaikan, pihaknya membeli tiga rangkaian kereta rel listrik
(KRL) baru dengan tipe KCI-SFC120-V. Nilai investasi untuk pengadaan ketiganya
Rp 783 miliar. ”Pengadaan sarana KRL baru ini merupakan pemenuhan atas jumlah
sarana KRL sesuai dengan kebutuhan pelayanan pengguna KRL Jabodetabek yang
sudah mencapai hampir 1 juta pengguna per hari,” ujar Asdo, Jumat (2/2).
Asdo memastikan tiga rangkaian kereta (trainset) yang dipesan
dari CRRC masing-masing terdiri dari 12 gerbong kereta serta dalam kondisi baru
dan layak pakai. Impor tersebut menambah jumlah pengadaan KRL menjadi 38 unit. Tak
hanya impor rangkaian baru, KCI juga meremajakan rangkaian kereta (retrofit) 19
rangkaian. Peremajaan senilai Rp 2,23 triliun dilakukan oleh PT Industri Kereta
Api (INKA). Selain itu, KCI juga memesan 16 rangkaian KRL baru ke INKA dengan
nilai investasi Rp 3,83 triliun.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023