Gemerlap Mal Baru Melawan Fenomena Redupnya Pusat Belanja
Sejumlah pusat perbelanjaan modern baru dijadwalkan segera
beroperasi di Jakarta pada awal tahun ini. Knight Frank Indonesia dalam laporannya
tahun 2021 menyatakan, selama 2022-2023, di Jakarta akan ada tambahan enam mal
baru. Dua tahun kemudian, sumber yang sama menyebut ada tiga mal baru hadir di
Jakarta dan lima mal lain di Bodetabek. Namun, perencanaan sepertinya tidak
berjalan sesuai harapan. Tiga mal di kawasan Jalan MH Thamrin, Cempaka Putih,
dan Kemayoran di Jakarta Pusat baru ditargetkan buka awal tahun ini. Pengelola menggunakan
momentum sebelum dan selama Idul Fitri untuk menarik pengunjung. Data dari
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), pada 2022 di Jakarta saja
berdiri 96 mal. Jumlah itu menjadi 99 pusat belanja tahun ini. Dikutip dari Kompas.id,
7 April 2023, hingga triwulan I-2023, total luas mal di Jakarta 4,86 juta meter
persegi, sedangkan di Bodetabek 2,92 juta meter persegi.
Merespons dinamika masyarakat, ekonomi, dan tren dunia seusai
wabah global Covid-19 berlalu, saat ini kemegahan mal berkembang mencapai level
berbeda. Mal masa kini ditandai dengan tersedianya ruang luas lega. Selalu ada
anchor tenant ternama dan tempat makan yang menyuguhkan menu tradisional,
internasional, serta perpaduannya yang memenuhi selera masyarakat sekarang. Pendek
kata, menyediakan berbagai pilihan rekreasional. Sebuah mal di Sentul, Bogor,
menggratiskan siapa saja yang ingin menikmati ruang terbuka di lantai paling
atas pada hari-hari tertentu. Mal lain
di bilangan Senayan, Jakpus mewajibkan pengunjung memperlihatkan bukti belanja
dengan nominal tertentu sebelum diperbolehkan naik ke rooftop-nya untuk melihat
pemandangan dari atas atau membuat konten. Mal-mal teranyar kini di- lengkapi
sentuhan teknologi digital, seperti televisi raksasa, videotron, dan iklan 3D
yang menjadi atraksi tersendiri. Di beberapa mal tersedia toilet duduk canggih
ala Jepang dan Korsel.
Mau menyiram, membersihkan bagian tubuh, hingga
mengeringkannya tinggal pencet tombol. Kios atau toko di dalam mal pun kian
beragam. Gerai-gerai ritel ditata sedemikian rupa bak di tepian jalan, menghadirkan
suasana berbelanja di pertokoan ternama di kota-kota di Eropa. Berbagai
komunitas direngkuh untuk berkumpul dan berkegiatan di mal. Para penggemar
cosplay, gim daring, Lego, dan banyak lagi terwadahi. Semua dilakukan untuk
menghadirkan keramaian yang mengundang semakin banyak orang, yang
ujung-ujungnya agar berbelanja. Hampir semua permainan luar ruang telah
diadopsi untuk bisa dimainkan secara leluasa di mal. Pencinta go kart bisa
ngebut di wahana khusus di mal minus debu, panas, apalagi kehujanan. Akuarium
raksasa kembaran Sea World di Ancol tak ketinggalan merambah masuk pusat belanja
dengan tarif tertentu untuk dapat menikmatinya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023