KUNJUNGAN WISMAN 2024 : TARGET TAK MUDAH PARIWISATA
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dipandang perlu melakukan sejumlah strategi promosi dan penebaran insentif kepada pelaku industri untuk mencapai target kunjungan wisatawan asing pada 2024.
Pakar Strategi Pariwisata Indonesia Taufan Rahmadi menilai kunjungan wisatawan mancanegara yang dipatok Kemenparekraf pada tahun ini cukup berat. Kedatangan pelancong asing pada tahun ini ditargetkan menyentuh 14,3 juta kunjungan. Bidikan tersebut meningkat sekitar 22,54% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu di level 11,67 juta kunjungan.
Selain itu, eksekutif perlu memberikan insentif kepada maskapai penerbangan luar negeri yang banyak membawa wisman, hingga pembenahan pada sejumlah destinasi wisata terkait kenyamanan dan keamanan turis. “[Pemerintah juga harus membenahi] sumber daya manusia, infrastruktur ke destinasi wisata, dan tiket pesawat murah,” kata Taufan kepada Bisnis, Jumat (2/2). Di samping itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Industri Pariwisata (Gipi) Hariyadi B. Sukamdani menilai, wacana pemerintah membentuk Indonesia Tourism Fund atau dana abadi pariwisata tidak cukup maksimal untuk mempromosikan sektor parekraf dalam negeri.
Menurut informasi yang diterima Hariyadi dari kementerian tersebut salah satu dana abadi pariwisata akan diambil dari dana Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Artinya, anggaran tersebut terbatas hanya untuk event bertema lingkungan. Sumber lainnya yakni dari dana BUMN.
GIPI menilai pemerintah perlu menganggarkan dana Rp6 triliun untuk promosi kegiatan Parekraf.
Sepanjang tahun lalu, sebagian besar wisman masuk ke Indonesia melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dengan proporsi sebesar 44,94% dan rata-rata lama tinggal wisman di Indonesia hingga 8,5 malam. Pada tahun ini, Kemenparekraf masih menargetkan Bali sebagai destinasi unggulan dengan cakupan hingga 50% dari target wisman yang ditetapkan pemerintah.
Turis yang berkunjung ke Bali sebelumnya diwajibkan membayar biaya retribusi wisata senilai Rp150.000 atau setara dengan US$10. Pemberlakuan retribusi Wisata ini merupakan inisiatif baru oleh pemerintah provinsi untuk membantu melestarikan alam dan budaya Bali melalui pelestarian, revitalisasi, dan konservasi.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan sebanyak 406.470 wisatawan mancanegara (wisman) asal Amerika Serikat (AS) berkunjung ke Indonesia di 2024. Target tersebut meningkat 226% dari target 2023 yang tercatat sebesar 124.700 kunjungan.
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023