;

Dana Asing Bersiap di Depan Pintu BEI

Ekonomi Hairul Rizal 31 Jan 2024 Kontan
Dana Asing Bersiap di Depan Pintu BEI
Potensi penurunan suku bunga global diproyeksi berlangsung tahun ini. Jika hal tersebut terjadi, diprediksi bakal mendorong migrasi dana investasi milik pemodal asing. Dus, Indonesia sebagai salah satu emerging market diyakini bakal  menjadi pasar potensial bagi asing. Head of Equity Analyst and Strategy Mandiri Sekuritas Adrian Joezer menjelaskan secara historis satu sampai tiga bulan setelah The Fed mengerek suku bunga, pasar keuangan Amerika Serikat (AS) baik surat utang dan saham akan diuntungkan. Namun 12 bulan sejak terakhir kali The Fed menaikkan suku bunga, pasar ekuitas di kawasan emerging market bakal merekah jika dibandingkan dengan pasar ekuitas di negara-negara maju. Adapun Mandiri Sekuritas memproyeksikan The Fed bisa tiga sampai empat kali memangkas bunga acuan, dimulai pada Mei 2024. Secara keseluruhan, The Fed berpotensi menurunkan suku bunga sebesar 125 basis poin (bps). Nah, dari sisi valuasi price to earning (P/E), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tergolong murah. Kemudian dari sisi pertumbuhan laba bersih para emiten juga masih berpotensi tumbuh. Joezer menilai valuasi IHSG masih masuk akal. Dalam hitungan Mandiri Sekuritas, P/E IHSG di 2024 berada di level 13,8 kali. Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas memasang target IHSG berada di level 8.100 akhir tahun ini. Level tersebut bakal tercapai jika Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga dan kepastian hasil pemilu sudah terlihat. Head of Research Team Mirae Asset Sekuritas Robertus Hardy pun sepakat jika valuasi IHSG masih tergolong lebih rendah, jika dibandingkan dengan emerging market lainnya seperti India. "Meskipun punya risk-free rate yang sama dan profitabilitas yang hampir sama tetapi valuasinya masih lebih rendah," kata dia.
Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :