;

Surat Utang Rp 71 T siap diluncurkan

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 09 Apr 2020 Investor Daily, 6 April 2020
Surat Utang Rp 71 T siap diluncurkan

Berdasarkan daftar mandat pemeringkatan yang diterima oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) hingga 31 Maret 2020, sebanyak 59 perusahaan berencana menerbitkan surat utang hingga Rp 71,08 triliun. Rinciannya, 40 perusahaan swasta dengan target emisi Rp 44,08 triliun dan 19 emiten BUMN beserta anak usahanya dengan proyeksi emisi senilai Rp 27 triliun.

Rinciannya adalah sebagai berikut :

  1. Penawaran umum berkelanjutan (PUB) Rp 31,87 triliun.
  2. Surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) Rp 10,11 triliun.
  3. Penerbitan obligasi mencapai Rp 9,55 triliun
  4. Rencana realisasi PUB sebanyak Rp 9,09 triliun
  5. Sukuk Rp 5,95 triliun
  6. Sekuritisasi Rp 3,5 triliun
  7. Surat berharga komersial Rp 1 triliun.
Head of Economy Research Pefindo Fikri C Permana kepada Investor Daily, Minggu (5/4).menjelaskan, pihaknya memprediksi imbal hasil (yield) surat utang negara (SUN) dan surat utang korporasi akan mulai bergerak turun pada kuartal II-2020.

“Sikap dovish BI dan hampir semua bank sentral global yang dovish, bahkan beberapa bank sentral telah mengambil kebijakan ultra-loose monetary policy”

Fikri beranggapan hal ini merupakan bentuk intervensi moneter, sehingga risiko inflasi ataupun anjloknya nilai tukar rupiah dapat dimarjinalkan. Meskipun intervensi ini masih memiliki risiko apabila periode pemulihan lebih panjang dari perkiraan, Hal ini dapat dipengaruhi beberapa point sebagai berikut:
  1. Tingkat tabungan nasional dan langkah investor dometik
  2. Proses penanganan wabah virus Korona (Covid-19) di dalam negeri dan global khususnya mitra perekonomian Indonesia
  3. Sentimen harga minyak dunia dan komoditas
  4. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah serta penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global.
Hal senada juga turut diungkapkan Head of Fixed Income Research PT Mandiri Sekuritas Handy Yunianto, dirinya menambahkan permintaan terhadap obligasi korporasi menurun, namun permintaan pasar masih tetap ada untuk obligasi dengan peringkat yang bagus dan tenor relatif pendek.

Download Aplikasi Labirin :