Capital Outflow Masih Terkendali
Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa aliran modal asing keluar (capital outflow) dari pasar keuangan domestik sebesar Rp3,20 triliun selama periode 22-25 Januari 2024. Hal ini tidak terlepas dari ekspektasi investasi asing mengenai sikap Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve yang belum akan terburu-buru menurunkan suku bunga acuan. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto mengatakan, terjadinya capital outflow karena adanya sentimen global terkait menurunnya ekpektasi bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve segera menurunkan suku bunga acuan. Prediksi terkait sikap Federal Reserve ini ditopang rilis data ekonomi yang memberikan sinyal bahwa ekonomi Amerika Serikat masih cukup resilen, ditambah beberapa kondisi di Jepang dan Eropa. Sementara itu, data kurs jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI menunjukkan posisi nilai tukar rupiah adalah Rp 15.829 per dolar AS pada Jumat (26/1/2024)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023