;

MENJEMPUT IKAN DARI SARANGNYA DI PERAIRAN DESA LEWOTOBI

Ekonomi Yoga 29 Jan 2024 Kompas
MENJEMPUT IKAN DARI SARANGNYA
DI PERAIRAN DESA LEWOTOBI

Penanaman karang di perairan Desa Lewotobi membuahkan hasil. Ikan mudah didapatkan langsung dari sarangnya. Efren Tumu (24) keluar dari dalam air menenteng enam ikan karang jenis kakap dan kerapu yang dijemput dari rumahnya di antara terumbu karang pada kedalaman hingga 15 meter di pesisir Desa Lewotobi, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, NTT. ”Kebetulan arus air laut tidak terlalu kencang. Di bawah banyak ikan, tinggal saya pilih mana yang perlu diambil. Jadi, bukan lagi mencari ikan, tetapi seperti menjemput ikan dari sarangnya,” kata Efren, awal Januari 2024. Sejak usia 14 tahun, ia sering memanah ikan di dasar laut menggunakan senapan tradisional dan sebatang anak panah. Setiap hari, ketika air laut teduh, Efren dan belasan pemuda di desa itu memanah ikan karang. Setiap orang bisa mendapat hingga belasan ekor. Mereka menjualnya ke masyarakat desa itu dan desa-desa tetangga dengan harga Rp 25.000 per kg.

Penjualan ikan karang kini menjadi mata pencarian sebagian anak muda. Agar populasi ikan tidak menurun, waktu perburuan dibatasi dan ukuran ikan yang dipanah pun tidak boleh kurang dari 15 sentimeter panjangnya. Ikan kecil tidak boleh dipanah. Populasi ikan relatif stabil sejak belasan tahun silam seiring perbaikan ekosistem laut lewat program penanaman karang yang dilakukan selama 8 tahun terakhir.

Dulu perairan di depan pesisir Desa Lewotobi menjadi surga pelaku pengeboman ikan. Hampir setiap hari terdengar ledakan besar yang merusak ekosistem bawah laut. ”Banyak populasi ikan hilang,” tutur Tarsius Buto Muda, Kepala Desa Lewotobi. Melihat kondisi itu, pemerintah desa bekerja sama dengan LSM menanam karang. Total sebanyak 35 media tanam, dengan 25 media berukuran 1 meter persegi dan 10 media berukuran 3 meter persegi. Untuk menjaga kelestarian biota laut dan pesisir, pada 2017 terbitlah Peraturan Desa Lewotobi No 9 tentang Perlindungan Pesisir dan Laut Desa Lewotobi. Lewotobi menjadi desa pertama di Flores Timur yang memiliki perdes tersebut. Kini masih menjadi satu-satunya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :