;

Genjot Kinerja dengan Ekspansi Toko

Ekonomi Hairul Rizal 23 Jan 2024 Kontan
Genjot Kinerja dengan Ekspansi Toko
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) terus gencar menambah sumber pendapatan baru. Ekspansi pembukaan gerai di tengah potensi meningkatnya konsumsi masyarakat bakal menjadi dorongan untuk emiten pengelola gerai Alfamart ini. Analis Mirae Asset Sekuritas, Rut Yesika Simak mengatakan, jaringan toko yang luas memberikan aksesibilitas dan kenyamanan. Sehingga tidak mudah didekati para pesaing baru di industri ritel kebutuhan sehari-hari ini. 

Tak hanya itu, AMRT tidak hanya berupaya mempertahankan pangsa pasar, tapi juga terus berkembang, khususnya di kategori menengah melalui entitasnya PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI). Rut menjelaskan, tren ini penting untuk pertumbuhan AMRT ke depan, bukan hanya dari segi jumlah toko tetapi juga karena semakin tinggi margin yang ditawarkan oleh format Lawson yang relatif lebih besar dibandingkan toko lain. Terlebih, Lawson diperkaya dengan ragam produk siap saji (RTE) dan siap minum (RTD). 

Sementara itu, Rut memperkirakan akan ada penambahan sekitar 1.600 toko pada tahun 2024, dengan pertumbuhan paling besar diharapkan dari segmen grup MIDI. Peluncuran toko berkonsep seperti Alfamidi dan Lawson, ditambah dengan berdirinya toko di industri perawatan pribadi yakni Dan+Dan, bakal menjadi perhatian. Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ashalia Fitri menambahkan, Pemilu tahun ini akan berdampak positif terhadap kinerja emiten fast moving consumer goods (FMCG) seperti AMRT. 

Faktor lain yang dapat mendorong kinerja AMRT adalah Bantuan langsung Tunai (BLT) yang akan diberikan pemerintah ke masyarakat. Analis Panin Sekuritas, Andhika Audrey menyoroti adanya perbaikan margin di level 21,1% per September 2023, dibandingkan 20,5% per September 2022. Ashalia memberi rekomendasi buy AMRT dengan target harga Rp 3.250 per saham. Sedangkan, Rut Yesika mempertahankan rekomendasi trading buy AMRT dengan target harga Rp 3.200 per saham.
Download Aplikasi Labirin :