;

Saham Emiten Bank Besar Menanti Tuah Rilis Kinerja

Ekonomi Hairul Rizal 23 Jan 2024 Kontan (H)
Saham Emiten Bank Besar Menanti Tuah Rilis Kinerja
Sejumlah bank papan atas siap merilis laporan kinerja keuangan tahun 2023 dalam waktu dekat. Laporan kinerja tahun lalu diproyeksi bakal mempengaruhi laju saham bank-bank brkapitalisasi pasar besar alias big cap. Jika rapor keuangan di 2023 positif, ada peluang saham bank big cap melaju kencang. Tapi, jelang rilis laporan kinerja 2023 dalam dua pekan ke depan, saham bank-bank besar yang masuk Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 4 justru mengalami koreksi terbatas. 

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya. Pada Kamis (22/1), saham emiten bank wong cilik ini terkoreksi paling dalam di antara bank KBMI 4 lainnya. Kemarin, saham BBRI turun 0,43% jadi Rp 5.775 per saham. Nasib serupa dialami saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).Kemarin, saham BMRI merosot 0,38% jadi Rp 6.500 per saham. Sementara  saham bank swasta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup stagnan dan bertahan di level Rp 9.625 per saham. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menjadi satu-satunya bank KBMI 4 yang sahamnya berada di zona hijau. Harga saham ini naik 0,45% ke Rp 5.525 per saham. 

Associate Director of Research & Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai, musim rilis laporan kinerja bisa jadi momentum bagus bagi investor mengoleksi saham bank big cap. Ia yakin, emiten bank berkapitalisasi pasar besar mencetak kinerja positif di 2023. Nico memproyeksi, saat ini saham bank big cap yang layak dicermati jelang paparan kinerja adalah BBRI. Nico melihat, kehadiran holding ulta mikro yang dipimpin BRI telah menunjukkan kontribusi signifikan bagi bank yang fokus pada segmen UMKM ini. Selain itu, saham BBCA juga layak dicermati kinerjanya. Terlebih, secara historis, bank milik Grup Djarum ini secara konsisten terus mengalami pertumbuhan kinerja. 

CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo menilai, pergerakan saham bank big cap akan terbatas jelang paparan kinerja 2023. Sebab, investor cenderung sudah mengantisipasi rilis kinerja  bank sejak akhir 2023 dan jelang pembagian dividen. 
Download Aplikasi Labirin :