Kantongi Laba Rp 48,66 Triliun BCA Incar NIM 5,5%
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara konsolidasi menutup tahun 2023 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp48,66 triliun, meningkat 19,41% dibandingkan periode 2022 sebesar Rp 40,75 triliun. Tahun ini perseroan menyiapkan startegi untuk menjaga profitabilitas yang terlihat dari margin bunga bersih (net interest margin/NIM). Dari sisi profitabilitas , laba tersebut didorong dari pendapatan bunga bersih (net income interest/NII) yang tumbuh 17,5% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 23,9 triliun, sehingga total pendapatan operasional tercatat sebesar Rp 99,3 triliun atau naik 14,4% (yoy). Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, struktur dari dana pihak ketiga (DPK) setiap bank berbeda, BCA sendiri mengandalkan dana murah (current account saving account/CASA) yang saat ini sebesar 80,3% dari total DPK yang sebesar Rp 1.101,7 triliun sepanjang 2023. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023