;

Pemilu Beri Dampak Jangka Pendek, The Fed Lebih Jadi Acuan

Pemilu Beri Dampak Jangka Pendek, The Fed Lebih Jadi Acuan

Sentimen Pemilu 2024 tidak akan berdampak signifikan terhadap keputusan investor asing di instrumen investasi berjangka dalam jangka panjang. Sebab, keputusan berinvestasi oleh para investor cenderung dipengaruhi oleh arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral AS atau The Fed. Hal ini mengemuka dalam acara ”Smart Talk: Shifting Currents” yang diselenggarakan DBS Treasures Private Client di Jakarta, Rabu (24/1). Salah satu pembicara, DBS Chief Investment Officer (CIO) Hou Wey Fook, mengatakan, hasil Pemilu 2024 memberikan sedikit kekhawatiran bagi para investor. Namun, secara historis, dampak pemilu hanya dirasakan dalam jangka pendek dan tidak berpengaruh signifikan terhadap perekonomian hingga periode satu tahun.

”Bagi investor, yang terpenting pemilu dapat berlangsung secara kondusif. Di sisi lain, para kandidat juga bisa dibilang sudah cukup dikenal oleh para investor atau bukan orang yang sama sekali baru. Siapa pun yang menang, dampaknya relatif tidak signifikan,” katanya. Para investor, akan melihat pertumbuhan ekonomi nasional dan arah kebijakan ekonomi yang akan diterapkan oleh pemimpin selanjutnya. Terkait kondisi perekonomian domestik ke depan, para investor asing masih tertarik terhadap Indonesia. Berdasarkan data setelmen sejak awal 2024 hingga 18 Januari, modal asing mengalir masuk ke Indonesia senilai Rp 29,22 triliun, terdiri dari beli neto investor asing sebesar Rp 5,72 triliun di pasar surat berharga negara (SBN), beli neto investor asing di pasar saham sebesar Rp 9,83 triliun, serta beli neto investor asing di Sekuritas Rupiah BI sebesar Rp 13,67 triliun. (Yoga)

Tags :
#Varia #Investor
Download Aplikasi Labirin :