;

Little Bangkok, yang Baru di Tanah Abang

Ekonomi Yoga 20 Jan 2024 Kompas
Little Bangkok, yang Baru di Tanah Abang

Keluhan sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang di Jakpus karena sepinya pengunjung dan minimnya pembeli membuat pengelola berinovasi untuk mendongkrak keramaian di pusat grosir tekstil tersebut. Sejumlah usaha dilakukan, salah satunya dengan membuka Little Bangkok. Pusat perbelanjaan fashion modern yang berlokasi di Jembatan Metro Tanah Abang (JMTA) Lantai 1 diresmikan pada Senin (15/1). Kawasan ini penghubung antara Metro Tanah Abang dan Pasar Tanah Abang Blok B. Saat memasuki area Little Bangkok, pengunjung disambut hiasan bertuliskan ”Welcome, Little Bangkok”. Seluruh toko di sana bertemakan open store. Pembeli bisa memegang langsung barang dagangan. Setiap toko memiliki ciri khas produk yang dijual, mulai dari pakaian kasual seperti kemeja dan kaus, hingga gaun pesta. Dengan luas 10.000 meter persegi, tempat yang buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga pukul 16.00 ini memiliki desain interior yang modern.

Banyaknya lampu di sepanjang koridor dan di dalam toko membuat area ini terlihat sangat cerah dan nyaman untuk dikunjungi. Salah satu pasar yang menjadi kiblat Little Bangkok ialah Pasar Pratunam di Bangkok, Thailand, yang dikenal dengan beragam toko yang menjual pakaian terkini dengan harga terjangkau. Pembeli juga bisa menawar sehingga harga yang didapat menjadi lebih murah. Warga Jakarta Utara, Debora Alitha (22), tertarik berbelanja dengan konsep baru di Little Bangkok. Sebelumnya, ia juga pernah mengunjungi Pasar Pratunam tahun lalu sehingga ia tahu konsep dan atmosfer belanja di sana. ”Saya juga sudah tahu beberapa store di sini yang sebelumnya hanya ada di Shopee dan Tiktok Shop. Makanya saya sangat antusias untuk datang. Harganya juga tidak terlalu mahal, makanya saya sampai kalap membeli tujuh baju,” kata Debora. Leila (33), bahkan mengunggah tayangan langsung (live) untuk mengenalkan Little Bangkok di media sosialnya.

Saat melakukan live, pengunjung yang datang di area Little Bangkok sangat ramai. Alhasil, ia kesulitan berpindah dari satu toko ke toko lainnya. ”Konsepnya open store. Jadi, pengunjung bisa masuk dan pegang langsung barangnya. Bisa ambil foto atau video juga, bahkan bisa melakukan live di Tik-tok, Instagram, dan Shopee,” kata Leila. Leila mengatakan, hadirnya Little Bangkok sangat membantu para jasa titip dan reseller untuk berjualan tanpa modal. Seorang pedagang di Little Bangkok, Maria, merasa senang dengan adanya tempat belanja dengan gaya baru ini di Pasar Tanah Abang. Ia pun tak mau ketinggalan dengan membuka satu gerai di sana. ”Produk yang saya jual buatan lokal yang semua modelnya terinspirasi dari Bangkok. Di sini saya menjual celana jins, rok jins, hot pants, lalu ada juga celana pendek,” ujarnya.  Maria menjual produknyadengan harga mulai dari Rp 87.000 untuk satu rok jins dan Rp 97.000 untuk satu celana jeans. Dalam sehari, omzetnya Rp 5 juta hingga Rp 20 juta. Di sana, pembeli juga bisa melakukan transaksi tunai maupun non-tunai. (Yoga)

Tags :
#Pasar #Varia
Download Aplikasi Labirin :