;

Permudah Saluran KUR lewat ”Credit Scoring”

Ekonomi Yoga 20 Jan 2024 Kompas
Permudah Saluran KUR lewat ”Credit Scoring”

Kemenkop UKM tengah menyiapkan skema penilaian kredit atau credit scoring berbasis data alternatif. Upaya ini diharapkan dapat mempermudah pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan tanpa agunan. Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM Yulius mengatakan, tidak adanya agunan dan kemampuan yang memadai untuk mengakses pembiayaan menjadi salah satu hambatan yang dialami pelaku UMKM. Dengan skema credit scoring, para pelaku UMKM dapat memperoleh akses kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan. ”(UMKM) sering ditolak oleh perbankan karena perbankan hanya menghitung dari data, misalnya neraca pembukuan usaha, pinjaman sebelumnya, dan sebagainya. Dengan memakai credit scoring, berbasis data alternatif, pihak perbankan dapat menyalurkan kredit ke UMKM tanpa agunan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/1).

Usulan mengenai credit scoring tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) tahun lalu. Saat itu, Presiden memberikan arahan kepada pemangku kepentingan terkait, seperti BI dan OJK, agar meningkatkan akses KUR melalui skema credit scoring. Sebagai informasi, credit scoring merupakan sistem penilaian untuk menghitung kemampuan seseorang dalam membayar kewajibannya yang dilakukan oleh lembaga penilai kredit. Penerapan credit scoring tersebut diharapkan mulai berlaku pada 2025. Pada skema credit scoring yang tengah disiapkan, basis data alternatif akan diambil dari berbagai macam transaksi, seperti jaminan sosial (BPJS), transaksi lokapasar, pembayaran listrik, pajak, sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik (online single submission), serta transaksi QRIS. Seluruh data tersebut akan diproses dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. (Yoga)

Tags :
#Kredit #UMKM
Download Aplikasi Labirin :