;

Ke Mana Arah Angin Kredit Perbankan?

Ekonomi Yoga 11 Jan 2024 Kompas
Ke Mana Arah Angin Kredit Perbankan?

Prospek penyaluran kredit industri perbankan biasanya mengikuti tren bisnis sektor tertentu atau follow the business. Selama ini, angin berembus menyusuri sektor pertambangan yang dinilai mampu menciptakan nilai tambah lewat hilirisasinya. Sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045, salah satu penggerak agar Indonesia mampu menjadi negara maju sekaligus terlepas dari jebakan negara berpendapatan menengah adalah reindustrialisasi, terutama sektor manufaktur. Sebab, sektor manufaktur merupakan industri padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Meski secara keseluruhan perbankan optimistis jika sektor manufaktur prospektif pada 2024, peyaluran kredit tidak lepas dari faktor permintaan, utamanya pada sektor riil itu sendiri. Selama beberapa tahun terakhir, penyaluran kredit perbankan pada sektor industri pengolahan terus bertumbuh. Pada 2022, penyaluran kredit sektor manufaktur tercatat Rp 1.067 triliun atau tumbuh 12,19 % dibandingkan periode 2021. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai BUMN, telah menyalurkan kredit manufaktur sebesar Rp 149,96 triliun per akhir November 2023, setara 15 % total penyaluran kredit manufaktur periode 2022.

Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Teuku Ali Usman secara tertulis menyampaikan, pihaknya terus berfokus membidik penyaluran kredit manufaktur guna mempercapat laju pertumbuhan ekonomi nasional. ”Penyaluran kredit manufaktur itu paling banyak kami salurkan kepada subsektor industri makanan dan minuman, industri dan perdagangan besar logam, industri pupuk dan obat hama, industri pulp and paper, serta industri kimia,” katanya, Kamis (4/1/2024). Teuku menambahkan, pihaknya akan melakukan ekspansi kredit sesuai dengan alat ukur yang digunakan, yakni loan portfolio guideline (LPG) untuk mengidentifikasi sector-sektor yang prospektif dengan risiko yang rendah. Selain itu, juga dilakukan penyeleksian calon debitor melalui industry acceptance criteria guna dan secara aktif menjaga eksposur kredit agar sesuai dengan batasan limit sectoral yang telah ditetapkan dalam industry limit. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :