;

Permintaan Perkantoran di Jakarta Mulai Naik

Ekonomi Yoga 11 Jan 2024 Kompas
Permintaan Perkantoran
di Jakarta Mulai Naik

Menurut Senior Associate Director Office Services-Tenant Representation Colliers Indonesia Suryo Wibowo dalam konferensi pers, Rabu (10/1/2024) di Jakarta, ”Beberapa tahun terakhir, pasar perkantoran di Jakarta didominasi perusahaan yang berasal dari sektor industri teknologi. Pada saat pandemi Covid-19, di antara perusahaan teknologi (termasuk rintisan) mengurangi luas ruang perkantoran. Sebab, mereka menerapkan bekerja dari rumah ataupun dari mana pun secara total, serta PHK. Sektor industri teknologi bergerak sangat dinamis.” Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan, properti perkantoran di Jakarta dan Surabaya masih menghadapi isu meningkatkan tingkat hunian. Total pasokan properti perkantoran di Jakarta sampai 2023 berasal dari proyek yang sedang dalam tahap konstruksi.

Contohnya, Luminary Tower di kompleks Thamrin Nine yang sudah beroperasi, menambah pasok perkantoran di area pusat bisnis sekitar 57.000 meter persegi. Lalu, Jakarta International Tower yang juga telah beroperasi, menambah pasokan seluas 24.740 meter persegi di luar area pusat bisnis. ”Pasokan properti perkantoran di area pusat bisnis Jakarta akan terbatas pada 2024. Penambahan pasokan akan kembali terjadi tahun 2025. Sementara pasokan di luar area pusat bisnis Jakarta akan tetap bertambah tahun depan, tetapi setelah itu akan mulai melambat,” ujarnya. Permintaan properti perkantoran di Jakarta sudah mulai naik tahun ini dibandingkan tiga tahun sebelumnya saat Indonesia terkena pandemi Covid-19. Kenaikan terjadi baik di dalam maupun di luar pusat bisnis Jakarta. Tingkat hunian properti perkantoran di dalam pusat bisnis pada triwulan IV-2023 sudah menyentuh 75,4 5 dan di luar pusat bisnis 75 %. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :