;

Dampak COVID-19, Laju Pertumbuhan Makin Tertekan

Ekonomi B. Wiyono 01 Apr 2020 Bisnis Indonesia, 1 April 2020
Dampak COVID-19, Laju Pertumbuhan Makin Tertekan

Pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi makin tertekan akibat penyebaran wabah virus corona atau COVID-19. World Bank bahkan memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 hanya mencapai 2,1% (year-on-year/yoy). Dalam laporan berjudul World Bank East Asia and Pacific Economic Update: April 2020 yang dirilis awal pekan ini, lembaga tersebut menuliskan bahwa tekanan terjadi dari ekspor dan impor. Ekspor dan impor pada 2020 masing-masing akan terkontraksi sebesar -2% dan -7 , melanjutkan kontraksi pada 2019 yang masing-masing -0,87% dan -7,69%. Investasi juga diproyeksi jalan di tempat dan konsumsi swasta diproyeksikan tumbuh 1,5% (yoy) karena adanya pembatasan pergerakan masyarakat oleh pemerintah. Satu-satunya komponen PDB yang akan tumbuh lebih tinggi hanyalah konsumsi pemerintah. Bank Dunia memproyeksi konsumsi pemerintah tumbuh 5% (yoy) pada 2020 karena banyaknya stimulus fiskal. COVID-19 telah menyebabkan krisis di banyak negara, hingga resesi global. Bencana ini berdampak pada sejumlah sektor, di antaranya perdagangan dan investasi. Ekonomi di Tanah Air pun terdampak. Hal itu terlihat dari mulai berhentinya sendi-sendi bisnis, terutama di pusat kota, baik bisnis sektor formal maupun informal.

Download Aplikasi Labirin :