Konsumsi Baja Ditargetkan Tumbuh 5,2%
Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) memperkirakan konsumsi baja nasional tumbuh 5,2% menjadi 18,3 juta ton pada 2024. Sektor infrastruktur, properti dan otomotif akan jadi pendorong pertumbuhan konsumsi baja tahun ini. Dalam laporan terbarunya, IISIA menjelaskan, konsumsi baja nasional tahun ini mengikuti tren pertumbuhan konsumsi sepanjanag 2020-2023 setelah pandemi Covid-19. Tahun lalu konsumsi baja nasioanl mencapai 17,4 juta ton, naik dari sebelumnya 16,6 juta ton pada 2022. "Pertumbuhan ini ditopang oleh berbagai kondisi yang menjadi pendorong permintaan baja antara lain: pertumbuhan baja global, pertumbuhan ekonomi nasional, belanja infrastruktur pemerintah, pertumbuhan sektor properti, pertumbuhan sektor industri pengguna baja otomotif, elektronik, dan peralatan rumah tangga," tulis IISIA. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023