Penarikan Utang Harus Perhatikan Perkembangan Suku Bunga Global
Pemerintah diharapkan dapat menjalankan kebijakan penarikan utang selama tahun 2024 dengan memperhatikan dinamika perekonomian dunia. Kebijakan tahun ini, perlu dilaksanakan dengan mempertimbangkan tingkat suku bunga global yang masih berada pada tren relatif masih tinggi, karena akan berdampak terhadap harga surat utang (obligasi) yang lebih rendah dan imbal hasil yang lebih tinggi. Adapun alokasi pembiayaan utang dalam APBN 2024 sebesar Rp648,1 triliun, terbagi dalam Surat Utang Negara (SBN) sebesar Rp666,4 triliun dan alokasi pinjaman sebesar negatif Rp18,4 triliun. Sementara itu, realisasi pembiayaan anggaran tahun 2023 mencapai Rp359,5 triliun (60,1% dari target APBN 2023 atau 74,9% dari target Perpres 75/2023). Pembiayaan utang tahun 2023 mencapai Rp407,0 triliun (58,4% dari target APBN 2023 atau 96,6% dari Perpres 75/2023). (Yetede)
Tags :
#UtangPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023