Produksi Stagnan, Ekspor Sawit Turun
Volume ekspor sawit turun. Rasio ekspor sawit terhadap produksi pada 2018 adalah 77 persen. Pada 2022, rasionya anjlok ke 66 persen. Pada 2023 sampai dengan Oktober, rasionya turun lagi ke 64 persen. ”Produksi sawit empat tahun terakhir stagnan. Adapun konsumsi dalam negeri naik terus karena perubahan kewajiban biodiesel. Ekspor pun turun. Jadi, kuncinya adalah peningkatan produktivitas,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono saat kunjungan ke Redaksi Kompas di Jakarta, Kamis (4/1/2024). (Yoga)
Postingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
02 Feb 2026
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
28 Jun 2025
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
26 Jun 2025
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
24 Jun 2025
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
23 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023