;

Anggaran Belanja Kemhan Tertinggi Kedua

Ekonomi Hairul Rizal 04 Jan 2024 Kontan
Anggaran Belanja Kemhan Tertinggi Kedua

Masih dalam rangkaian pemilihan presiden (Pilpres) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat kedua calon presiden pada Minggu (7/1) mendatang. Debat kali ini mengangkat tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional dan geopolitik. Dalam konteks terkini, bagaimana perkembangan kebijakan pertahanan Indonesia? Realisasi anggaran belanja Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepanjang tahun 2023 mencapai Rp 70,9 triliun yang berasal dari Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Realisasi belanja kementerian yang dipimpin Prabowo Subianto ini tertinggi kedua setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, anggaran itu digunakan untuk belanja modal kementerian. Misalnya untuk modernisasi alat utama sistem senjata Tentara Nasional Indonesia (alutsista TNI) dan non-alutsista, hingga sarana serta prasarana pertahanan. Adapun belanja Kemhan ini juga meningkat 36% dibandingkan dengan total belanja pada tahun 2022 yang sebesar Rp 52,1 triliun. Sebelumnya, pemerintah juga memutuskan menambahkan anggaran untuk pertahanan khususnya belanja alutsista tahun 2024. Tambahan anggaran yang dimaksud berasal dari pinjaman luar negeri. Keputusan itu diambil dalam rapat internal yang digelar di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Selasa 28 November 2023. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai belanja alutsista dan pinjaman luar negeri. Usai rapat, Sri Mulyani mengatakan, ada perubahan alokasi anggaran Kemhan, terutama untuk anggaran belanja alutsista yang bersumber dari pinjaman luar negeri berupa tambahan alokasi anggaran menjadi US$ 25 miliar. Menurut Menkeu, penambahan masih sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) sektor pertahanan hingga tahun 2034. Ia mengatakan, rencana belanja alutsista dari pinjaman luar negeri sesuai tiga renstra hingga 2034 mencapai US$ 55 miliar.

Download Aplikasi Labirin :