Terkena Imbas Pelemahan Daya Beli
01 Jan 2024
Tempo
Kinerja penjualan mobil menurun sepanjang 2023. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, pada periode Januari-November 2023, penjualan mobil wholesales hanya 920.518 unit, turun 22.168 unit atau 2,35 persen dibanding periode yang sama pada 2022. Penjualan wholesales adalah penjualan dari produsen kepada distributor resmi. Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan salah satu pemicu penurunan penjualan tersebut adalah pelemahan daya beli masyarakat akibat perlambatan ekonomi. “Faktor lain adalah kenaikan harga bahan baku dan komponen mobil yang membuat harga mobil naik,” katanya.
Laman PT Astra International Tbk (ASII) menunjukkan penurunan penjualan pada periode November 2023. Penjualan mobil ASII selama November sebanyak 47.189 unit, turun dibanding periode yang sama pada 2022 yang sebanyak 50.795. Adapun kontributor penjualan terbesar adalah merek Toyota, Lexus, Daihatsu, dan Isuzu. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menuturkan, akibat perlambatan ekonomi, konsumen cenderung menahan pembelian, termasuk produk otomotif. Di samping itu, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia mendongkrak suku bunga kredit. “Tidak hanya mempengaruhi konsumen segmen mobil menengah ke atas, tapi juga mobil yang lebih murah,” katanya. (Yetede)
Tags :
#MobilPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023