Badai Startup Belum Berlalu
Badai tekanan pembiayaan di startup teknologi diperkirakan belum berakhir pada tahun ini. Musababnya, ekonomi dunia masih dibayangi kabut ketidakpastian akibat berbagai faktor, dari geopolitik hingga masalah suku bunga yang masih tinggi. "Jadi pada 2024 mungkin masih berlanjut tech winter-nya meski sudah mulai ada peningkatan investasi sejak triwulan III 2023," ujar Ketua Umum Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Eddi Danusaputro kepada Tempo, kemarin.
Laporan bertajuk "Indonesia Venture Capital Report 2023" yang dirilis AC Ventures dan Bain & Company pada November tahun lalu menunjukkan pendanaan modal ventura terus meningkat secara volume transaksi hingga 2019. Namun, pada 2019, nilai pendanaan yang digelontorkan modal ventura untuk bisnis-bisnis di Indonesia cenderung turun ketimbang pada tahun sebelumnya.
Volume pendanaan tersebut berkurang setelah pandemi melanda pada 2020. Jumlah transaksi pendanaan, yang pada 2019 sekitar 231 pendanaan, turun menjadi 224 pada masa awal pagebluk. Namun kepercayaan investor cukup cepat pulih. Setahun setelahnya, jumlah transaksi dan nilai pendanaan yang digelontorkan modal ventura naik cukup signifikan, yang terutama didorong kenaikan adopsi digital pada masa pandemi. (Yetede)
Tags :
#StartupPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023