;

PENYEHATAN KINERJA : BERSIH-BERSIH BUMN TERUS BERLANJUT

PENYEHATAN KINERJA : BERSIH-BERSIH BUMN TERUS BERLANJUT

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan pembenahan kinerja perusahaan pelat merah sebagai upaya transformasi akan selesai pada 2024. Saat ini, masih terdapat 15 perusahaan BUMN yang tengah dalam penanganan.Direktur Utama PT Peru-sahaan Pengelola Aset (PPA) Muhammad Teguh Wirahadikusumah mengatakan penanganan 15 BUMN tersebut dilakukan melalui berbagai opsi seperti restrukturisasi, penggabungan, divestasi, atau bahkan pembubaran.“Kalau 7 BUMN selesai[dibubarkan, masih ada 15 lagi tentunya, ditargetkan akan jadi clear [jelas] di tahun 2024 bagaimana penanganannya. Insyaallahdapat diselesaikan lebih baik,” katanya, Jumat (29/12).Adapun 15 BUMN yang saat ini menjadi pasien PPA antara lain PT Amarta Karya (Persero), PT Barata Indonesia (Persero), PT Boma Bisma Indra (Persero), PT Djakarta Lloyd (Persero), PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero), PT Industri Kapal Indonesia (Persero). Kemudian, PT Indah Karya (Persero), PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), PT Semen Kupang (Persero), PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (Persero), Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), PT Primissima (Persero), PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) serta anak perusa haan BUMN PT PANN Pembiayaan Maritim.Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menuturkan jumlah perusahaan BUMN yang bermasalah akan semakin sedikit pada 2024. Ditargetkan akan terdapat 40 perusahaan terbagi dalam 12 klaster yang berada di bawah Kementerian BUMN. 

Hingga saat ini, masih terdapat 45 perusahaan pelat merah. Perusahaan yang dibubarkan harus melewati PPA untuk dilakukan restrukturisasi. Apabila restrukturisasi gagal dan tidak lagi memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, maka opsi pembubaran harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Di sisi lain, penyehatan BUMN dilakukan pada perusahaan yang memiliki peran besar diantaranya seperti Garuda Indonesia (GIAA) dan PTPN. “PPA akan kita perkuat lagi, komitmen kita bersih-bersih BUMN berlanjut sampai tuntas.” Di akhir 2023, terdapat 7 BUMN yang resmi dibubarkan. Pembubaran 7 BUMN tersebut dilakukan lantaran kondisi bisnis dan keuangan sudah tidak menguntungkan dan tidak memungkinkan untuk dipertahankan. Pembubaran 7 BUMN ini merupakan bagian dari transformasi dan konsolidasi BUMN melalui holdingisasi, merger, dan penanganan terhadap BUMN bermasalah. Tiko mencontohkan penjualan aset Merpati Airlines digunakan untuk menyelesaikan kewajiban pensiun karyawannya. Adapun status penjualan aset pailit dan pembagian ke kreditur yang dilakukan Merpati tercatat sebesar Rp310 miliar, Istaka Karya Rp16,8 miliar, dan Kertas Leces Rp230,9 miliar.Sementara itu, untuk PT Industri Gelas (Persero) resmi dinyatakan pailit pada 23 November 2023 oleh Pengadilan Negeri Surabaya. PT Kertas Kraft Aceh (Persero) tengah dalam penyelesaian verifi kasi aset dan kewajiban serta proses kepailitan.Kemudian, PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero) tengah dalam permohonan penetapan RPP Pembubaran dari Menteri BUMN kepada Presiden.Selanjutnya, PT Industri Sandang Nusantara (Persero) dalam proses pembagian hasil penjualan aset oleh likuidator sebesar Rp3,6 miliar dan penyelesaian proses likuidasi.

Tags :
#Umum
Download Aplikasi Labirin :