;

Cuan Terus dari Anggota Kompas 100

Ekonomi Hairul Rizal 27 Dec 2023 Kontan
Cuan Terus dari Anggota Kompas 100

Indeks saham Kompas100 bergerak positif sepanjang tahun 2023 ini. Sejumlah saham penghuni Kompas100 juga mencetak return cukup tinggi. Sepanjang tahun 2023, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menjadi saham Kompas 100 yang memberi imbal hasil tertinggi, sebesar 129,14%. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar 87,16% dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan return 64,23%. Direktur Utama Kiwoom Sekuritas Indonesia, Chang-kun Shin mengatakan, sentimen utama dari kenaikan saham-saham tersebut berasal dari kinerja fundamental yang masih kuat. "Misalnya saham TPIA, rugi bersih TPIA terus menyusut, seiring dengan normalisasi harga minyak mentah," kata Shin, Jumat (22/12). Sementara itu, saham BRPT disokong oleh kinerja PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang sampai di sembilan bulan pertama 2023 juga masih mencetak pertumbuhan laba dua digit. Sedangkan PT Ace Hardware Tbk (ACES) ditopang SSSG yang tumbuh 10% yoy per September 2023, sehingga laba bersih ikut naik 38% secara tahunan. Lalu, saham ISAT didorong oleh kenaikan average revenue per user (ARPU) sebesar 2,5% yoy menjadi Rp 34.700 yang mendorong pertumbuhan pendapatan sebesar 8,5%. Shin mengatakan, prospek bursa saham tahun depan akan didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter bank sentral. Menurutnya, emiten penghuni Kompas100 pun dapat memanfaatkan momentum untuk kembali melakukan ekspansi bisnis, terutama untuk sektor telekomunikasi dan ritel yang dinilai masih akan punya prospek cerah. CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo juga sepakat, prospek Indeks kompas100 di tahun depan masih positif sejalan dengan outlook kebijakan moneter tahun depan. Indeks ini juga ditopang oleh saham-saham dari sektor keuangan dengan porsi lebih dari 40% serta saham-saham sektor barang baku dan barang konsumen primer yang masing-masing punya porsi lebih dari 10%. Sebagai alternatif acuan investasi, Kompas100 masih menarik untuk dipertimbangkan, selain LQ45 atau IDX80, karena komposisi konstituen yang terdiversifikasi ke dalam 11 sektor. Menurut Praska, ada sejumlah saham Kompas100 yang menarik untuk dipertimbangkan akumulasi beli atau buy on weakness. saham-saham tersebut di antaranya ASII, ADRO, INDF, GGRM, BDMN, PNBN, BSDE, TKIM, ERAA, SMDR, MPMX, dan ABMM.

Download Aplikasi Labirin :