DILD Menambah Porsi Rumah Tapak
Emiten saham properti, PT Intiland Development Tbk (DILD), berniat untuk memperbesar proyek hunian rumah tapak atau landed house. DILD akan memanfaatkan sekitar 75% bank tanah atau landbank miliknya yang seluas 2.000 hektare (ha) untuk pengembangan proyek rumah tapak. Direktur DILD, Archied Noto Pradono mengatakan, ada sejumlah proyek hunian rumah tapak yang akan dikembangkan di tahun depan oleh perusahaan ini. Salah satunya adalah peluncuran klaster baru di Serenia Estate yang berlokasi Jakarat Selatan. "Rencananya kami luncurkan pada semester I-2024," ujarnya kepada KONTAN, Kamis (21/12). Namun demikian, segmen properti di segmen pasar menengah atas atau upper market bakal lebih landai di 2024. Pasalnya, di tahun politik banyak customer atau investor yang cenderung wait and see. Hingga saat ini, DILD masih memiliki sejumlah proyek eksisting yang masih berjalan. Antara lain Serenia Hill Estate, Talaga Bestari, Graha Natura, Batang Industrial park, dan Ngoro Industrial.
Sampai dengan September 2023, DILD telah merealisasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 825 miliar dari total alokasi capex sebesar Rp 1 triliun. Properti residensial tapak masih menjadi penopang utama kinerja marketing sales DILD hingga kuartal III 2023. Perolehan marketing sales dari segmen ini tercatat sebesar Rp 348,7 miliar hingga kuartal III-2023. Sekretaris Perusahaan DILD, Theresia V. Rustandi menyatakan, marketing sales segmen residensial tapak ini berasal dari penjualan Serenia Hills, Talaga Bestari, Graha Natura, Magnolia Residence dan South Grove. "Segmen kawasan industri mencatatkan marketing sales dengan total Rp 94,3 miliar dari penjualan kavling industri di Kawasan Industri Batang dan gudang di Aeropolis Technopark," ungkap Theresia. DILD optimistis, tren positif yang terjadi di pasar properti sepanjang tahun 2023 akan semakin membaik jelang akhir tahun ini. DILD berharap, penghujung tahun ini menjadi momentum pemulihan bagi pasar properti nasional sekaligus meningkatnya daya serap pasar.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023