AUTO Bidik Komponen Roda Dua
Emiten komponen otomotif milik Grup Astra, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) menilai prospek bisnis onderdil di tahun 2024 masih sangat menjanjikan.
Hal ini terutama seiring dengan rencana-rencana pengembangan diversifikasi produk yang membuka peluang untuk mendapat tambahan pendapatan di 2024.
Direktur Astra Otoparts Wanny Wijaya mengungkapkan, dalam membidik proyeksi bisnis manufaktur, AUTO tetap mengikuti target dari masing-masing asosiasi otomotif, baik Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) maupun Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Di tahun 2024, lanjutnya, sekalipun tidak ada kenaikan yang cukup signifikan untuk industri kendaraan roda empat, namun masih terdapat pertumbuhan untuk industri roda dua.
Untuk menyukseskan bisnisnya di tahun 2024, AUTO menyiapkan alokasi belanja modal atau
capital expenditure
(capex) sebesar Rp 500 miliar-Rp 600 miliar. Dana capex tersebut salah satunya diprioritaskan untuk persiapan model kendaraan baru.
Sebagai tambahan informasi, pendapatan AUTO tercatat mencapai Rp 14,08 triliun per kuartal III-2023. Angka ini naik 4,4%
year on year
(yoy) dibandingkan Rp 13,49 triliun pada posisi yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, AUTO masih berupaya untuk mencetak kenaikan penjualan di sisa tahun ini.
Wanny melanjutkan, salah satu faktor pendorong bisnis AUTO di akhir tahun 2023 adalah penjualan kendaraan roda dua domestik yang hingga November 2023 sudah bertumbuh sebesar 22,6% secara tahunan atau yoy.
AUTO juga getol melakukan pengembangan dan diversifikasi produk untuk memantapkan laju bisnisnya ke depan. Salah satunya dengan mengembangkan komponen kendaraan listrik atau
electric vehicle
(EV).
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023