Ekspansi Gerai, MIDI Siapkan Belanja Modal Rp 1,4 Triliun
Emiten ritel pengelola Alfamidi, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp 1,4 triliun pada tahun depan. Dana capex itu berasal dari kas internal dan hasil
rights issue
tahun ini.
Sekretaris Perusahaan MIDI, Suantopo Po mengatakan, MIDI bakal agresif dalam menambah gerai. Alfamidi menargetkan jumlah gerai baru sepanjang tahun depan bisa mencapai 200 gerai.
Dengan ekspansi itu, MIDI membidik pertumbuhan 11% pada tahun 2024. "Lalu, target SSSG (
same store sales growth
) Alfamidi sebesar 6%," ujar Suantopo, Rabu (20/12).
Dengan pengembangan gerai itu, kontribusi gerai Lawson terhadap pendapatan konsolidasi MIDI mencapai 5,9% dalam sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2023. Kontribusi ini juga diprediksi bakal naik menjadi 6,2%-6,3% sampai akhir tahun 2023. Angka kontribusi ini meningkat dari 3,2% pada tahun 2022 silam.
Associate Director
Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus mengatakan, pengembangan jaringan bakal menyokong prospek MIDI ke depan. MIDI juga mendapat dorongan daya beli di tengah tahun pemilu.
Analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis Setyo Wibowo meyakini, kinerja MIDI masih akan tumbuh tahun depan. Azis merekomendasikan beli saham MIDI dengan target harga Rp 600 per saham.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023