;

Jawa Barat Berdenyut Dipicu Proyek & Pembiayaan Infrastruktur

Jawa Barat Berdenyut Dipicu Proyek & Pembiayaan Infrastruktur
Hari mulai beranjak siang, Senin tiga pekan lalu, saat tim Jelajah Ekonomi Kontan melewati terowongan di Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Ini adalah terowongan pertama yang berada di jalan bebas hambatan di Indonesia. Menembus bukit, terowongan kembar Tol Cisumdawu memiliki panjang 472 meter yang tepat berada di kilometer (km) 169. Bukan hanya terowongan kembar, pengguna jalan disuguhi pemandangan indah karena letak Tol Cisumdawu yang melintasi dataran tinggi. Area persawahan dan perbukitan kerap menghiasi sisi kanan maupun sisi kiri jalan tol yang memiliki panjang 61,75 kilometer (Km) ini. Setelah beroperasi penuh, pada Oktober 2023, ada beragam jenis kendaraan yang melewati Tol Cisumdawu, antara lain kendaraan logistik, mobil pribadi hingga mobil dinas pemerintah daerah. Dari jenis kendaraan logistik, ada yang berpelat nomor B, E dan Z. Artinya mobilitas barang dari Jakarta juga melewati jalur tol ini. Selain itu, penyaluran barang kebutuhan pokok yang menuju Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka dan sekitarnya juga melalui tol ini. "Saat dibuka memang (trafik) masih landai, 16.000 sampai 17.000 unit (kendaraan per hari). Sekarang mulai bergerak ke arah 22.000 (kendaraan per hari)," ujar Direktur Teknik Operasional PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Bagus Medi Suarso kepada Tim Jelajah Ekonomi Kontan, Rabu (22/11). Peningkatan pengguna jalan tol itu bukan tanpa alasan. Sebab, keberadaan tol Cisumdawu dapat memangkas waktu tempuh. Misalnya, waktu tempuh dari Bandung ke Bandara Kertajati sepanjang 180 km yang semula memakan waktu 2,5 jam menjadi sekitar 1 jam. Sebab, pengembangan kawasan metropolitan Rebana rencananya meliputi 13 kawasan industri. Salah satu kawasan peruntukan industri yang akan dikembangkan di tahap awal adalah Kertajati-Jatitujuh. Namun saat tim Jelajah Ekonomi Kontan mengunjungi kawasan itu, baru terlihat plang nama Business Park I Kertajati Aerocity. Belum ada aktivitas pembangunan dan hanya terlihat hamparan lahan rerumputan sejauh mata memandang. Dari sisi kapasitas daya angkut double track Kiaracondong-Cicanglengka memungkinkan untuk menambah jumlah rangkaian kereta dari awalnya 8 menjadi 10 rangkaian. Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung Kementerian Perhubungan Chandrawan Adhiputranto bilang, pembangunan jalur KA ganda ini mencegah potensi terjadinya kecelakaan ketika jalur hanya satu. Selain itu, proyek ini untuk meningkatkan sistem persinyalan operasional kereta api. "Dengan jalur ganda, bisa lebih banyak lagi kapasitasnya," ucap dia. Saat memasuki Gedung BASICS, akan terlihat tugu nama bertuliskan kawasan sains dan teknologi Samaun Samadikun. Penamaan ini bukan tanpa alasan, sebab Samaun Samadikun adalah profesor, Bapak Mikroelektronika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang sempat menjadi Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). "Peneliti/periset yang menggunakan fasilitas BASICS ada sekitar 500 peneliti," ucap Budi Prawara, Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Direktur Pinjaman dan Hibah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Dian Lestari menceritakan, salah satu mekanisme pembiayaan infrastruktur adalah pinjaman. Bappenas melakukan perencanaan, menerima proposal dari kementerian/lembaga, memastikan kesiapan proyek dan memastikan ketersediaan pembiayaan dari calon pemberi pinjaman. 
Download Aplikasi Labirin :