LRT JABODEBEK 2023 : KAI Raih Subsidi Rp119 Miliar
Kementerian Perhubungan telah menganggarkan dana wewajiban pelayanan publik atau public service obligation Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek selama 2023 sebesar Rp119,79 miliar. Dengan anggaran subsidi sebesar itu, LRT Jabodebek menerima subsidi Rp119,79 miliar untuk operasional selama 126 hari karena kereta ringan itu beroperasi komersial mulai 28 Agustus 2023. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal mengatakan, dana public service obligation (PSO) untuk subsidi LRT Jabodebek itu dilakukan pemerintah guna mendorong pergeseran mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi menuju transportasi massal. “Pemerintah telah memberikan beragam insentif untuk menarik minat masyarakat, seperti pada LRT Jabodebek,” ujarnya saat Penandatanganan Kontrak Subsidi Penyelenggaraan Kereta Api Ringan (LRT) Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Tahun 2023 di Stasiun LRT Jabodebek Halim, Kamis (7/12). Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo menegaskan bahwa perseroan berkomitmen melaksanakan penugasan PSO dengan sebaik-baiknya. Dia memastikan bahwa PT KAI terus melakukan peningkatan pelayanan sarana, fasilitas, dan pelayanan lainnya, dengan berkoordinasi serta berkolaborasi bersama pihak-pihak terkait seiring pemanfaatan PSO tersebut.
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023