;

Pemerintah Kaji Dampak Penyaluran KUR

Ekonomi Yoga 08 Dec 2023 Kompas
Pemerintah Kaji Dampak Penyaluran KUR

Kementerian Koperasi dan UKM akan mengkaji dampak penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR terhadap perekonomian nasional. Hal ini menjadi tindak lanjut dari hasil evaluasi terhadap penyaluran KUR yang belum sepenuhnya terealisasi sesuai dengan ketentuan dan mencapai target. Sebagaimana diketahui, pemerintah menargetkan penyaluran KUR Rp 297 triliun. Hingga 6 Desember 2023, KUR yang telah tersalur mencapai 78,17 % dari target yang ditetapkan kepada 4,15 juta debitor. Pada 2024, Kemenkop dan UKM memperkirakan target penyaluran KUR mencapai Rp 300 triliun. Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop dan UKM Yulius menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi, penyaluran KUR pada 2023 terindikasi belum sesuai aturan dan ketentuan pedoman penyaluran. Salah satunya ditemukan adanya agunan tambahan yang seharusnya tidak dikenai kepada debitor dengan plafon di bawah Rp 100 juta.

”Sebagai tindak lanjut, kami akan melakukan kajian terhadap dampak penyaluran KUR pada tahun depan. Evaluasi ini terutama untuk mengukur dampak terhadap pembangunan ekonomi nasional dan terhadap UMKM. Salah satunya dapat diukur melalui kontribusi terhadap PDB, tingkat kemiskinan, dan kesejahteraan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (7/12). Evaluasi dan pemantauan dilakukan dengan mengambil sampel 1.047 debitor KUR yang tersebar di 23 provinsi di Indonesia. Dari hasil survei ditemukan 16,1 % debitor KUR dengan skema mikro dan supermikro dimintai agunan tambahan untuk pinjaman di bawah Rp 100 juta. Beberapa pelanggaran lain yang ditemukan, antara lain, penyalahgunaan KUR oleh debitor, penerima KUR adalah guru dan ASN, pinjaman KUR melebihi jangka waktu, serta debitor KUR tidak memiliki NPWP. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :