Masyarakat Kelola Lumbung Udang Kalteng
Pemprov Kalteng sedang membangun lumbung udang (shrimp
estate) di Kabupaten Sukamara. Pembangunan tambak udang tersebut didanai oleh
pemerintah, tetapi pengelolaannya akan diserahkan kepada masyarakat setempat. Kadis
Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalteng Darliansjah menjelaskan, lumbung udang
itu dibangun di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai, Sukamara. Luas lumbung udang
mencapai 40,17 hektar atau 50 kali lapangan sepak bola. Pembangunan tambak untuk
lumbung udang itu menggunakan dana APBD Provinsi Kalteng.
”Masyarakat atau kelompok perikanan yang mengelola, bahkan
manajemennya juga mereka. Pemerintah
memfasilitasi dan mendampingi. Apalagi, ini salah satu program prioritas
Pemprov Kalteng,” tutur Darliansjah di Palangkaraya, Jumat (1/12). Lumbung
udang itu terdiri atas empat kluster tambak udang dengan total 72 kolam. Semuanya
akan diisi udang vaname atau udang kaki putih (Litopenaeus vannamei). Menurut
dia, pembuatan kolam yang sudah mencapai 94 % itu dilakukan dengan teknik berkelanjutan
dengan konsep bebas sampah (zero waste). Proses pembangunannya didampingi
tenaga professional akuakultur dan laboratorium dari Denfarm PT Central Proteina
(CP) Prima Sidoarjo. ”Saat ini kami
sudah mulai menebar benur (benih udang) di tiap kolam,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023