Produsen Elektronik Lokal Belum Jadi Tuan di Negeri Sendiri
Pelaku industri barang elektronik merek lokal membutuhkan
dukungan agar bisa bersaing di sektor pasar barang elektronik dalam negeri. Dengan
masyarakat membeli dan menggunakan barang elektronik produk lokal turut mendorong
pertumbuhan pabrik lokal dan memperluas kapasitas atau menambah tenaga kerja
yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Direktur Operasional PT
Adi Pratama Indonesia Tri Isyanta mengatakan, saat ini pelaku industri barang
elektronik merek lokal hanya mendapatkan 2 % pasar barang elektronik dalam
negeri. Selebihnya masih dikuasai barang elektronik merek global atau asing. Tri
menambahkan, pelaku industri barang elektronik merek lokal membutuhkan dukungan
keberpihakan negara dan diberikan kesempatan lebih luas untuk meningkatkan volume
penjualannya.
”Beri kesempatan dan kepercayaan kepada merek lokal barang
elektronik ini. Kualitasnya bisa bersaing dengan merek global,” ujar Tri saat
ditemui di kantornya di Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (1/12). PT Adi
Pratama Indonesia merakit dan memproduksi berbagai barang elektronik, seperti
laptop, televisi, CCTV, dan interactive flat pannel (IFP). Dengan membeli dan
menggunakan produk elektronik merek lokal, lanjut Tri, bisa membantu pelaku
industri ini untuk terus bertumbuh. Melalui peningkatan kapasitas produksi dan bisnis,
pelaku industri merek lokal ini bisa berekspansi dan menambah serapan tenaga kerja
sehingga harapannya bisa mendorong perekonomian nasional. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023