Menjaga Anggaran Alutsista
Penambahan pagu pinjaman luar negeri untuk belanja alat
utama sistem persenjataan atau alutsista sebesar 4,25 miliar USD memicu
sejumlah pertanyaan, misalnya, mengapa kenaikan pagu pinjaman luar negeri untuk
belanja alutsista periode 2020-2024 dari 20,75 miliar USD menjadi 25 miliar USD
terkesan tiba-tiba dan dilakukan pada tahun terakhir masa kerja kabinet
Indonesia Maju. Pemerintah memang telah menjelaskan, kebijakan itu diambil
karena ada gejolak harga alutsista secara global. Selain itu, kebijakan ini tak
mengubah pagu alokasi belanja alutsista dari pinjaman luar negeri periode
2020-2034 yang besarnya 55 miliar USD. Pasalnya, penambahan alokasi pinjaman 2020-2024
bersumber dari pagu pinjaman untuk 2025-2029 (Kompas, 30/11). Penjelasan itu
memunculkan pertanyaan baru, seperti sampai sejauh mana kemendesakan pengadaan
alutsista sehingga harus menambah pagu pinjaman dengan memakai alokasi tahun
berikutnya.
Lalu, bagaimana jika pemerintahan hasil Pemilu 2024 juga
menghadapi kemendesakan terkait alutsista, tetapi sebagian dari pagu pinjaman
sudah diambil pemerintahan saat ini. Terbatasnya keuangan negara membuat
anggaran untuk pertahanan dengan pengadaan alutsista di dalamnya saat ini masih 0,8 % dari PDB. Idealnya, anggaran
pertahanan adalah 2 % dari PDB. Kondisi itu membuat kekuatan pokok minimal
(minimum essential force/MEF) TNI AU baru mencapai 51,51 % pada awal 2023, TNI
AD sebesar 76,23 % dan TNI AL mencapai 59,69 % hingga 2021. Secara keseluruhan
pada 2021, MEF TNI sebesar 62,31 %. Padahal, dalam Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 ditargetkan mencapai 100 persen pada 2024 (Kompas.id,
8/3/2023). Dalam keadaan seperti ini, semua anggaran negara, termasuk untuk
belanja alutsista, semestinya digunakan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada
penyelewengan yang membuat kita tak optimal mendapatkan alutsista. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023