Tarif Cukai Menahan Laju GGRM
Produsen rokok PT Gudang Garam Tbk (GGRM) masih harus menghadapi berbagai tantangan pada tahun depan. Salah satunya adalah kenaikan tarif cukai rokok yang akan memicu peralihan ke rokok murah masih berlanjut.
Pada sembilan bulan pertama tahun ini, pendapatan GGRM turun 13% secara tahunan alias
year on year
(yoy) menjadi Rp 81,7 triliun. Analis Sinarmas Sekuritas, Vita Lestari mengatakan, hal ini terutama akibat penurunan penjualan segmen sigaret kretek mesin (SKM) yang mencapai 14,1% yoy. Kontribusi segmen ini terhadap total penjualan pun menurun menjadi 90,4%, dari 91,6% pada sembilan bulan pertama 2022.
Sementara itu, kontribusi penjualan segmen sigaret kretek tangan (SKT) sedikit naik menjadi 8,4%, dari sebelumnya 7%. Tren pertumbuhan penjualan segmen SKT sejalan dengan pertumbuhan pesaing utama GGRM, yakni PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).
Kendati begitu, Analis MNC Sekuritas Raka Junico W dalam riset 15 November 2023, Raka mengatakan, di tengah kenaikan tarif cukai rata-rata 10% pada 2024, GGRM akan melakukan penyesuaian harga secara perlahan demi mempertahankan pangsa pasar.
Pada semester kedua 2024, Raka memperkirakan harga ritel untuk produk andalan GGRM seperti Gudang Garam International 12 menjadi Rp 27.100–Rp 27.900 per bungkus, sedangkan Surya 16 seharga Rp 36.200–Rp 37.300 per bungkus. Angka-angka ini mewakili kenaikan 7%-10% dibandingkan harga eceran pada Oktober 2023.
Head of Research
Mega Capital Sekuritas (Investasiku) Cheril Tanuwijaya menambahkan, tekanan lainnya berasal dari kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2024 relatif kecil. Sehingga, konsumsi masyarakat menengah bawah bakal semakin tertekan.
Di tengah penurunan volume penjualan GGRM, Raka memangkas proyeksi kinerja GGRM. Proyeksi pendapatan setahun penuh 2023 diturunkan sebesar 15,1% menjadi Rp 110,8 triliun dari Rp 130,44 triliun. Lalu target laba bersih diturunkan 4,8% menjadi Rp 6 triliun dari prediksi awal di Rp 6,31 triliun.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023