;

Nilai Tambah Sektor Jasa Domestik Masih Rendah

Ekonomi Yoga 01 Dec 2023 Kompas
Nilai Tambah Sektor Jasa
Domestik Masih Rendah

Sektor jasa yang mendominasi perekonomian nasional masih kurang memberikan nilai tambah. Hal ini menjadi tantangan dalam menggaet aliran investasi asing yang kerap menargetkan sektor-sektor penyumbang besar PDB Indonesia. Menkeu Sri Mulyani dalam Indonesia-EU Investment Summit 2023, di Jakarta, Kamis (30/11) mengatakan, saat ini sektor jasa di Indonesia masih kesulitan untuk berkembang menjadi sektor yang bernilai tambah tinggi. ”Dominasi sektor jasa pada perekonomian membuat Indonesia terlihat seperti negara berpendapatan  tinggi. Padahal, berdasarkan komposisi perekonomiannya, sektor jasa atau informal bernilai tambah rendah,” ujarnya.  Berdasarkan struktur ekonomi Indonesia, dominasi sektor jasa terhadap PDB mencapai 54,4 %.

Angka ini mengungguli sektor manufaktur dan pertanian yang dalam struktur PDB masing-masing sebesar 20,5 % dan 12,3 %. Ketergantungan Indonesia yang tinggi pada sektor jasa juga terlihat dari struktur pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III-2023 yang tumbuh 4,94 % secara tahunan. Dilihat berdasarkan lapangan usahanya, empat besar pertumbuhan tertinggi ada di sektor jasa, yakni transportasi dan pergudangan yang tumbuh 14,74 % secara tahunan, sektor jasa lainnya 11,14 %, jasa perusahaan 9,37 %, serta informasi dan komunikasi 8,52 %. Sri Mulyani menekankan perlunya transformasi agar sektor jasa dapat memberikan nilai tambah dan berdampak positif terhadap  pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Yoga)

Tags :
#Jasa #Varia
Download Aplikasi Labirin :